
Pantau - Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, membangun Sekolah Rakyat di Desa Batu-Batu, Kecamatan Muara Badak, sebagai upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) masyarakat kurang mampu dan kelompok rentan.
Sekolah Rakyat ini akan dibangun di atas lahan seluas 5–10 hektare dari total 22 hektare lahan milik Pemkab Kukar yang telah ditetapkan dan dinyatakan clear and clean.
Pemerintah daerah tengah menyelesaikan peningkatan status lahan dari Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) agar dapat segera disertifikatkan sebagai prasyarat pembangunan.
Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, menyampaikan bahwa luas lahan yang digunakan saat ini masih sebagian kecil dan masih terbuka peluang pengembangan fasilitas pendukung di masa depan.
"Berbagai dinas terkait sudah kami libatkan untuk mempercepat proses administrasi, termasuk sertifikasi lahan dan pengumpulan data pendukung," ungkapnya saat meninjau lokasi pembangunan pada Rabu, 14 Januari 2026.
Kolaborasi Lintas OPD, Targetkan Akses Pendidikan Inklusif
Pemerintah daerah juga menggerakkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar dokumen prasyarat pembangunan Sekolah Rakyat segera terpenuhi.
Sunggono menegaskan agar Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang (Dispertaru) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kukar mempercepat pengumpulan dokumen dan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah kecamatan.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan yang layak dan inklusif, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Diharapkan keberadaan Sekolah Rakyat dapat meningkatkan kualitas SDM sejak dini, membuka akses pendidikan yang merata, dan mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.
- Penulis :
- Gerry Eka







