Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

47 RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir, BPBD Fokuskan Penanganan Genangan dan Pengungsian

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

47 RT dan 23 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir, BPBD Fokuskan Penanganan Genangan dan Pengungsian
Foto: (Sumber: Pengendara sepeda motor menerobos banjir di ruas Jalan Jembatan Tiga Raya, Penjaringan, Jakarta, Minggu (18/1/2026). BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 34 RT dan 19 ruas jalan tergenang banjir yang disebabkan curah hujan tinggi sejak Sabtu sore (17/1). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.)

Pantau - Hingga Minggu sore (18 Januari 2026), sebanyak 47 RT dan 23 ruas jalan di wilayah Jakarta masih terendam banjir akibat curah hujan tinggi sejak Sabtu sore.

Kondisi Banjir di Jakarta

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa kondisi banjir hingga pukul 15.00 WIB meliputi wilayah Jakarta Barat (21 RT), Jakarta Pusat (13 RT), Jakarta Timur (3 RT), dan Jakarta Utara (5 RT).

Ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 90 cm di permukiman warga dan hingga 100 cm di sejumlah ruas jalan.

Di Jakarta Barat, kelurahan yang terdampak meliputi Kedaung Kali Angke (8 RT), Kamal (4 RT), dan Tegal Alur (5 RT) dengan ketinggian air 20–50 cm.

Sementara di Jakarta Pusat, seluruh 13 RT yang terdampak berada di Kelurahan Serdang dengan ketinggian air 30 cm.

Di Jakarta Timur, 3 RT yang terendam berada di Kelurahan Cakung Barat dan Rawa Terate, dengan ketinggian mencapai 90 cm.

Di Jakarta Utara, 5 RT yang terdampak tersebar di Kelurahan Pademangan Barat, Tanjung Priok, dan Kapuk Muara.

Sebanyak 23 ruas jalan yang tergenang tersebar di Jakarta Pusat (2 titik), Jakarta Utara (14 titik), dan Jakarta Barat (7 titik), dengan ketinggian air antara 10–100 cm.

Beberapa ruas jalan yang masih tergenang parah di Jakarta Utara antara lain Jalan Muara Baru, Kalibaru Barat II, dan depan Pelabuhan Nizam Zachman.

Upaya Penanganan dan Pengungsian Warga

Sebanyak 8 KK (14 jiwa) mengungsi ke RPTRA Alur Anggrek dan 4 KK (10 jiwa) ke Masjid Istiqomah di Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat.

Wilayah yang mulai surut antara lain beberapa RT di Kelurahan Duri Kepa, Jembatan Lima, Rawa Buaya, dan Pegadungan (Jakarta Barat), Kampung Melayu (Jakarta Timur), serta Kapuk Muara dan Ancol (Jakarta Utara).

Sejumlah ruas jalan yang sebelumnya terendam juga mulai surut, seperti Jalan Industri VI, Underpass Senen, Jalan Daan Mogot KM 13, dan Jalan Jembatan Tiga Raya.

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel ke lokasi-lokasi terdampak untuk melakukan penyedotan genangan, memastikan fungsi tali-tali air, serta berkoordinasi dengan Dinas SDA, Bina Marga, dan Gulkarmat.

"Jika situasi darurat, warga bisa segera menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi selama 24 jam gratis," ungkap Mohamad Yohan.

Penanganan banjir ditargetkan untuk selesai dalam waktu cepat dengan fokus pada pengendalian genangan dan penyediaan kebutuhan dasar warga terdampak.

Penulis :
Gerry Eka