Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Disdamkarmat Natuna Latih Relawan SPPG dan Polres Tangani Kebakaran Dapur Publik

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Disdamkarmat Natuna Latih Relawan SPPG dan Polres Tangani Kebakaran Dapur Publik
Foto: (Sumber: Kegiatan latihan penanggulangan kebakaran di SPPG Bunguran Timur Laut pada Sabtu (17/1/2026). ANTARA/HO-Disdamkarmat Natuna.)

Pantau - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Natuna memberikan pelatihan penanggulangan kebakaran kepada relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan anggota Polres Natuna pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Fokus Pelatihan: Mitigasi Bahaya Kebakaran di Dapur SPPG

Sebanyak 48 relawan dari SPPG Bunguran Timur Laut dilatih untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, terutama di area dapur yang padat aktivitas memasak.

Pelatihan mencakup penggunaan alat pemadam api sederhana (APAS) dan alat pemadam api ringan (APAR), serta edukasi mengenai risiko kebocoran gas dan pengelolaan api saat memasak.

"Kami ingin para relawan memahami mitigasi risiko kebakaran sejak dini agar tidak terjadi insiden di dapur pelayanan publik," ungkap pihak Disdamkarmat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang tidak hanya menekankan aspek gizi, tapi juga keselamatan operasional.

Latihan Khusus untuk Polres Natuna

Disdamkarmat juga memberikan pelatihan kepada 10 anggota Polres Natuna pada hari yang sama, bertempat di kantor Disdamkarmat.

Materi praktik difokuskan pada penggunaan langsung mobil pemadam kebakaran dan manuver pengendalian api dalam situasi darurat.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk sinergi antarinstansi dalam penanganan bencana kebakaran di wilayah Natuna.

Pelatihan Akan Diperluas

Disdamkarmat Natuna menyatakan pelatihan serupa akan diperluas ke SPPG lain di berbagai kecamatan, demi meningkatkan kesadaran dan kemampuan teknis dalam mengatasi kebakaran.

"Keselamatan dapur publik adalah prioritas bersama. Ini upaya nyata kami agar layanan makanan bergizi juga aman dari risiko kebakaran," tegas penyelenggara.

Penulis :
Gerry Eka