
Pantau - Sebanyak 4.921 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah umum mengikuti pelatihan singkat ketuntasan baca Al Quran yang diselenggarakan Kementerian Agama sebagai tindak lanjut hasil asesmen Tuntas Baca Al Quran (TBQ).
Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi (Pusbangkom) SDM Pendidikan dan Keagamaan, Mastuki, menyatakan pelatihan ini merupakan langkah cepat untuk memperkuat kompetensi dasar guru PAI.
Mastuki menegaskan bahwa Pusbangkom memiliki tanggung jawab moral menyediakan layanan yang dapat diakses guru-guru PAI.
Hasil Asesmen TBQ dan Tantangan Guru PAI
Hasil asesmen TBQ menunjukkan sekitar 49 hingga 68 persen guru PAI berada pada level pratama (basic) dalam kemampuan baca Al Quran.
Hanya 13 sampai 17 persen guru PAI yang berada pada level mahir.
Mastuki menyatakan hasil asesmen menjadi alarm serius bagi pendidikan agama karena guru PAI harus memiliki kompetensi dasar yang kuat dalam membaca Al Quran.
Pusbangkom memiliki sumber daya untuk meningkatkan kapasitas guru PAI, termasuk empat lokal smart classroom di kampus Ciputat dan platform klinik pengetahuan MOOC Pintar yang dapat diikuti ribuan peserta.
Jumlah 4.921 peserta bukan sekadar angka statistik, tetapi langkah nyata dalam memperbaiki kualitas guru PAI.
Langkah Strategis dan Tujuan Pelatihan
Program ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa peningkatan literasi Al Quran guru PAI tidak boleh diabaikan.
Pelatihan singkat ini merupakan solusi jangka pendek yang perlu diikuti dengan langkah lebih sistematis dan kolaboratif.
Penguatan kompetensi guru PAI ke depan perlu melibatkan direktorat terkait, perguruan tinggi, dan instansi lainnya.
Tujuan pelatihan adalah agar peserta mampu memberikan pengajaran agama yang lebih berkualitas bagi siswa-siswi di sekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







