Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Perak Pembuka untuk Para Angkat Beban Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Perak Pembuka untuk Para Angkat Beban Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand
Foto: (Sumber: Atlet para angkat beban Ni Nengah Widiasih memamerkan medali perak, dalam ASEAN Para Games 2025 Thailand, di Convention Hall, The Centre Point Hotel Korat, Nakhon Ratchasima, Kamis (22/1/2026). ANTARA/Donny Aditra)

Pantau - Atlet para angkat beban Ni Nengah Widiasih menyumbangkan medali perak pertama untuk tim para angkat beban Indonesia pada ASEAN Para Games 2025 yang digelar di Convention Hall, The Centre Point Hotel Korat, Nakhon Ratchasima, Thailand, Kamis (22/1/2026).

Ni Nengah Widiasih turun pada nomor 45 kg putri klasifikasi BB dan mencatatkan skor total 88,997 dalam laga final.

Pada angkatan pertama, atlet berusia 33 tahun tersebut mengangkat beban 88 kg namun dinyatakan tidak sah oleh juri.

Pada angkatan kedua, Widi berhasil mengangkat 90 kg sehingga memastikan posisi di papan atas klasemen.

Pada angkatan ketiga, ia mencoba mengangkat 93 kg demi mengejar medali emas, tetapi kembali dinyatakan tidak sah.

Medali emas diraih atlet Vietnam Thi Linh Phuong Dang dengan skor 90,826 setelah sukses mengangkat 94 kg dan 97 kg, sementara angkatan 100 kg dinyatakan no lift.

Medali perunggu diraih atlet Filipina Achelle Guion yang mencatat skor 82,934 melalui angkatan 80 kg, 82 kg, dan 85 kg.

Ni Nengah Widiasih mengaku bersyukur dapat menyumbangkan medali bagi Indonesia dengan mengatakan, "Saya bersyukur bisa menyumbang medali untuk Indonesia."

Ia juga mengungkapkan kekecewaannya karena diturunkan di nomor yang tidak sesuai spesialisasinya dengan menyebutkan, "Saya sedikit kecewa karena turun di nomor yang bukan spesialisasi saya."

Widi menjelaskan upayanya mengangkat 93 kg dengan mengatakan, "Saya baru tiga kali mencoba angkatan 93 kg, dua kali saat latihan dan satu kali saat pertandingan."

Ia juga mengungkapkan kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya pulih akibat cedera bahu dua bulan lalu.

Pelatih para angkat beban Indonesia Daryanto menyatakan Widi bertanding di nomor yang bukan spesialisasinya dengan mengatakan, "Widi turun di kelas yang bukan spesialisasinya."

Meski demikian, Daryanto menegaskan usaha maksimal sang atlet dengan menyebutkan, "Namun dia tetap berjuang maksimal demi Indonesia."

Medali perak yang diraih Ni Nengah Widiasih menjadi pembuka perolehan medali bagi cabang para angkat beban Indonesia di ASEAN Para Games 2025.

Penulis :
Ahmad Yusuf