
Pantau - Banjir yang melanda wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mulai surut dan seluruh pengungsi direncanakan akan kembali ke rumah masing-masing pada Minggu, 25 Januari 2026.
Sebagian Pengungsi Sudah Pulang, Sisanya Menyusul Hari Ini
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus mencatat bahwa genangan air di seluruh wilayah terdampak mulai menyusut sejak Sabtu sore.
Tercatat sebanyak 742 orang masih berada di empat lokasi pengungsian pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Lokasi tersebut berada di Balai Desa Gulang, Pustu Tanjungkarang, Balai Desa Karangrowo, dan Gedung Muslimat NU Loram Kulon.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyatakan bahwa sebagian besar pengungsi dari empat lokasi itu telah mulai kembali ke rumah masing-masing.
"Jika curah hujan terus menurun, maka genangan air tidak akan muncul kembali," ungkapnya.
Sebanyak 11 lokasi pengungsian lainnya yang sebelumnya digunakan warga kini sudah kosong.
Desa Terdampak Menurun, BPBD Tetap Lakukan Pemantauan
Data awal menyebutkan bahwa banjir sebelumnya telah berdampak pada 38 desa yang tersebar di sembilan kecamatan, dengan jumlah terdampak mencapai 22.503 keluarga atau 70.543 jiwa.
Kini jumlah desa terdampak menyusut menjadi sembilan desa, dengan 2.659 rumah masih tergenang di empat kecamatan.
Dapur umum yang sebelumnya berjumlah 23 lokasi kini hanya tersisa empat, yang tetap disiagakan untuk memenuhi kebutuhan warga yang belum sepenuhnya kembali.
Dapur umum lainnya telah ditutup seiring kembalinya warga ke rumah masing-masing.
BPBD Kudus memastikan akan tetap melakukan pemantauan intensif di desa-desa terdampak serta menjamin kesiapan dapur umum yang masih beroperasi.
BPBD juga menegaskan bahwa mereka tetap siaga hingga kondisi benar-benar pulih sepenuhnya.
- Penulis :
- Gerry Eka








