Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Penyintas Longsor di Adiankoting Kembali Beribadah di Gereja dengan Penuh Kekhidmatan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Penyintas Longsor di Adiankoting Kembali Beribadah di Gereja dengan Penuh Kekhidmatan
Foto: (Sumber: Jemaat Gereja HKBP Parsingkaman Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara yang merupakan penyintas longsor menjalani ibadah dengan khidmat di Adiankoting, Minggu (25/1/2026). ANTARA/Mario Sofia Nasution/am.)

Pantau - Warga Desa Pagaran Lambung I, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara, yang menjadi penyintas banjir dan longsor, menjalani ibadah Minggu di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Parsingkaman dengan penuh kekhidmatan.

Kegiatan ibadah tersebut menjadi momen pemulihan spiritual setelah warga terdampak bencana alam yang sempat melumpuhkan aktivitas mereka.

Calon Pendeta HKBP Parsingkaman, Renal Kristanto Lumban, menyatakan bahwa kondisi saat ini sudah membaik.

"Puji Tuhan kondisi hari ini sudah kembali normal pascabencana longsor dan banjir," ungkapnya.

Ibadah Kembali Normal Pascabencana

Renal menjelaskan bahwa sebelumnya aktivitas ibadah sempat terganggu karena beberapa rumah warga tertimbun tanah longsor, kemasukan lumpur, dan terendam banjir.

Selain itu, akses jalan menuju gereja juga sempat tertutup oleh material longsor yang menghalangi jalur utama.

Namun, seluruh kendala tersebut telah diatasi melalui gotong royong warga dan dukungan berbagai pihak.

"Semua sudah kembali normal dan kami berdoa agar semua berjalan dengan baik," tambahnya.

Warga Bersyukur Bisa Kembali ke Rumah Ibadah

Seorang jemaat, Ida Roito Situmeang (35), menyampaikan rasa syukurnya karena dapat kembali beribadah secara langsung.

"Kami sudah kembali ke rumah Tuhan ini dan semua senang kembali beribadah normal," ungkapnya.

Warga berharap kondisi yang telah pulih ini bisa terus terjaga dan tidak ada bencana susulan yang mengganggu kehidupan dan kegiatan keagamaan mereka.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Tria Dianti