Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Jaksel Tangani 38 Kasus DBD Januari 2026, Pasar Minggu Tertinggi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Jaksel Tangani 38 Kasus DBD Januari 2026, Pasar Minggu Tertinggi
Foto: (Sumber: Arsip foto - Seorang petugas melakukan pengasapan (fogging) di kawasan permukiman di Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S./nym/aa..)

Pantau - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan menangani sebanyak 38 kasus demam berdarah dengue sepanjang Januari 2026.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Debi Intan Suri saat dihubungi di Jakarta pada Rabu, 28 Januari 2026.

Debi Intan Suri menyatakan, "Jakarta Selatan menangani 38 kasus dengan angka incidence rate IR sebesar 1,64".

Kecamatan Tebet menempati urutan berikutnya dengan jumlah tujuh kasus DBD.

Sejumlah kecamatan lain mencatat jumlah kasus di bawah lima, antara lain Jagakarsa, Kebayoran Baru, dan Mampang Prapatan.

Debi Intan Suri menjelaskan tren kasus DBD di Jakarta Selatan masih menunjukkan kecenderungan menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pada tahun 2024, Jakarta Selatan mencatat total 2.513 kasus DBD, sedangkan pada 2025 tercatat sebanyak 1.528 kasus.

Wilayah dengan Angka Bebas Jentik di atas atau sama dengan 95 persen antara lain Kecamatan Mampang Prapatan sebesar 98 persen, Pasar Minggu 97 persen, Jagakarsa 95 persen, Cilandak 95 persen, dan Kebayoran Lama 95 persen.

Debi Intan Suri menjelaskan, "Wilayah-wilayah tersebut dinilai relatif baik dalam upaya pemberantasan sarang nyamuk, sehingga potensi perkembangbiakan nyamuk lebih rendah".

Sementara itu, Angka Bebas Jentik di bawah 95 persen tercatat di Kecamatan Kebayoran Baru, Pesanggrahan, Pancoran, Setiabudi, dan Tebet.

Kondisi tersebut menunjukkan masih banyak rumah atau tempat yang positif jentik sehingga meningkatkan risiko penularan DBD.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk menekan risiko penularan DBD.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga 22 Januari 2026 tercatat 203 kasus DBD di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf