Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satgas PRR dan BNPB Inspeksi Progres Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Satgas PRR dan BNPB Inspeksi Progres Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Timur dan Aceh Utara
Foto: (Sumber: Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah (Kasatgaswil) Aceh Safrizal Zakaria Ali bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, menggelar inspeksi langsung progres rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur dan Aceh Utara. ANTARA/HO-Kemendagri.)

Pantau - Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Wilayah Aceh Safrizal Zakaria Ali bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Letjen TNI Suharyanto melakukan inspeksi progres rehabilitasi dan rekonstruksi di Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Utara sebagai bagian dari percepatan pemulihan pascabencana.

Inspeksi tersebut dilaksanakan untuk memastikan berbagai program pemulihan berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat terdampak.

Safrizal Zakaria Ali menegaskan pentingnya keseimbangan antara rapat koordinasi dan kerja nyata di lapangan.

Safrizal menyampaikan “Tugas utama Satgas PRR adalah memastikan berbagai rencana aksi benar benar dijalankan di lapangan sehingga manfaatnya langsung bisa dirasakan oleh masyarakat, bukan hanya di belakang meja, namun turun langsung sebagaimana hari ini kami mendampingi Kepala BNPB selaku Wakasatgasnas,” ungkapnya.

Inspeksi lapangan menyasar sejumlah titik strategis di Kabupaten Aceh Timur, di antaranya pembangunan hunian sementara di Desa Pante Rambong.

Selain itu dilakukan inspeksi rekonstruksi dan pemberian bantuan di SDN Blang Senong Kabupaten Aceh Timur.

Safrizal Zakaria Ali menyampaikan “Alhamdulillah huntara di Desa Pante Rambong Aceh Timur sudah rampung, secara simbolis Wakasatgasnas sudah menyerahkan kunci kepada masyarakat, bagi yang tidak memilih opsi huntara juga sudah diserahkan dana tunggu hunian DTH sementara di Desa Baba Krueng Aceh Utara progresnya sudah mencapai 60-70 persen,” ujarnya.

Di Kabupaten Aceh Utara, inspeksi dilakukan di Jembatan Desa Sawang yang rusak akibat banjir bandang.

Dalam inspeksi tersebut diketahui pembangunan jembatan bailey telah dimulai dengan penurunan alat berat serta bantuan personel dari Brimob Polri.

Jembatan Desa Sawang memiliki peran vital sebagai urat nadi aktivitas masyarakat dan akses penghubung ke desa seberang yang sempat terisolasi.

Safrizal Zakaria Ali menegaskan “Percepatan pembangunan jembatan bailey menjadi kebutuhan mutlak di Desa Sawang agar segera tersambung, supaya akses terbuka termasuk mengatasi kesulitan anak-anak berangkat ke sekolah, paralel dengan akselerasi rencana teknis pembangunan jembatan permanen di sebelahnya,” katanya.

Kegiatan di Aceh Utara juga meliputi pemberian bantuan kepada masyarakat Desa Tupok Blang serta inspeksi pembangunan hunian sementara di Desa Baba Krueng.

Safrizal Zakaria Ali yang juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri menegaskan inspeksi ini dilakukan untuk memastikan program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan