Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gubernur DKI Tegaskan RDF Plant Rorotan Tidak Akan Ditutup Meski Diprotes Warga

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gubernur DKI Tegaskan RDF Plant Rorotan Tidak Akan Ditutup Meski Diprotes Warga
Foto: (Sumber: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memberikan keterangan di kawasan Jakarta Utara, Jumat (30/1/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri..)

Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan RDF Plant Rorotan tidak mungkin ditutup meskipun fasilitas tersebut kerap mendapat protes dari warga sekitar.

Pernyataan itu disampaikan Pramono saat mengunjungi Taman Kelinci Roci di Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat, 30 Januari 2026.

Dalam kunjungan tersebut, seorang warga secara langsung menyampaikan keluhan terkait keberadaan RDF Plant Rorotan kepada Gubernur DKI Jakarta.

Pramono Anung Wibowo menjelaskan RDF Plant Rorotan dibangun sebelum masa kepemimpinannya dengan biaya pembangunan yang sangat besar.

Menurut Pramono, penutupan RDF justru akan menimbulkan persoalan baru yang lebih rumit dalam pengelolaan sampah di Jakarta.

Pramono menyatakan dirinya telah dua kali menemui warga di sekitar RDF Rorotan untuk mendengarkan keluhan dan berdiskusi secara langsung.

Meski demikian, Pramono menegaskan permintaan warga agar RDF Plant Rorotan ditutup tidak dapat dipenuhi.

Pramono menjelaskan sumber utama persoalan bau tidak berasal dari fasilitas RDF, melainkan dari armada pengangkut sampah.

Ia menyebut truk pengangkut sampah mengalami kebocoran air lindi yang menetes di jalan dan memicu keluhan warga.

Pramono menegaskan fasilitas RDF Plant Rorotan sendiri relatif tidak bermasalah dan telah beberapa kali melalui proses komisioning.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pramono meminta pengadaan armada baru pengangkut sampah yang lebih tertutup dan layak operasi.

Pada tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta memiliki 148 unit truk compactor tertutup yang disiapkan untuk mengangkut sampah ke RDF Plant Rorotan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 97 unit merupakan pengadaan tahun anggaran 2024 dan 51 unit lainnya berasal dari pengadaan tahun anggaran 2025.

Pramono melarang penggunaan armada pengangkut sampah lama untuk operasional ke depan.

Selain itu, Pramono meminta RDF Plant Rorotan menghentikan operasional sementara guna membenahi sistem transportasi sampah.

Langkah penghentian sementara tersebut diharapkan dapat meredam keluhan warga sekitar terkait bau tidak sedap yang juga dipicu pencampuran sampah organik dan anorganik.

Penulis :
Ahmad Yusuf