
Pantau - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengelolaan kelapa sawit yang berkelanjutan, berkeadilan, dan berpihak pada masyarakat dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 yang digelar di kawasan operasional Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, pada Jumat, 30 Januari 2026.
Head Regional Sumatera Agrinas Palma Nusantara, Djoko Handoko, menyatakan bahwa keberlanjutan bukan hanya soal produktivitas, melainkan juga menyangkut nilai-nilai lingkungan dan sosial.
"Dalam upaya menyatukan produktivitas, tanggung jawab bisnis, dan keberpihakan sosial, baik hari ini maupun di masa depan, kami meyakini bahwa sawit berkelanjutan bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang nilai, lingkungan yang dilindungi, serta masyarakat yang dipercayakan," ungkapnya.
Tata Kelola Bertanggung Jawab dan Transisi Pengelolaan
Djoko menegaskan bahwa tahun pertama menjadi fase penting untuk membangun fondasi tata kelola yang kuat dan bertanggung jawab.
"Satu tahun bertumbuh, satu tahun belajar, dan satu tahun mengabdi. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, kami melangkah lebih jauh menuju kemandirian, keberlanjutan, dan Indonesia yang lebih kuat," ujarnya.
PT Agrinas Palma Nusantara didirikan pada 16 Januari 2025 sebagai bagian dari kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional.
Dalam waktu satu tahun, perusahaan telah mengelola sekitar 1,7 juta hektare kebun sawit di berbagai wilayah strategis di Indonesia dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), pengembangan SDM, penyempurnaan SOP, dan profesionalisme kerja.
Wilayah operasional perusahaan dibagi menjadi empat regional:
- Regional I (eks Duta Palma)
- Regional II dan III (eks PKH)
- Regional IV (Organda)
Regional I mengelola sekitar 84.000 hektare di Provinsi Riau, dengan 96 persen tenaga kerjanya merupakan eks karyawan Duta Palma.
Namun, proses transisi pengelolaan masih belum selesai karena aset eks Duta Palma masih berstatus titipan Kejaksaan Agung dan belum memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).
Kondisi ini menyebabkan hak masyarakat seperti porsi 20 persen dalam pola KKPA atau plasma belum bisa direalisasikan secara penuh.
Untuk mengatasi persoalan sosial tersebut, Agrinas Palma Nusantara membentuk Tim Harmonisasi Pengelolaan yang melibatkan Forkopimda dan perwakilan masyarakat.
Aksi Sosial dan Dukungan Daerah
Sebagai wujud komitmen keberlanjutan dan kontribusi sosial, dalam rangka HUT ke-1 perusahaan mengadakan berbagai kegiatan sosial, antara lain:
- Santunan untuk 100 anak yatim piatu
- Penanaman 1.000 pohon
- Pasar murah dengan 1.000 paket sembako
- Pemeriksaan kesehatan gratis
- Sunat massal bagi 100 anak
Ketua DPRD Kuantan Singingi, Juprizal, turut hadir dan menyampaikan apresiasinya atas kontribusi perusahaan bagi daerah.
"Atas nama DPRD Kuantan Singingi, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-1 kepada Agrinas Palma Nusantara. Kami berharap perusahaan ini benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







