Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menkum Memberikan Apresiasi kepada Taruna Poltekpin atas Pengabdian Kemanusiaan di Aceh Tamiang

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menkum Memberikan Apresiasi kepada Taruna Poltekpin atas Pengabdian Kemanusiaan di Aceh Tamiang
Foto: (Sumber: Menteri Hukum Supratman Andi Agtas saat memberikan apresiasi kepada tim kemanusiaan Poltekpin di Jakarta, Sabtu (31/1/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Hukum RI))

Pantau - Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi kepada para pengajar, pembina, serta taruna dan taruni Politeknik Pengayoman Indonesia atas kontribusi pengabdian kepada masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh.

Apresiasi tersebut disampaikan secara langsung oleh Supratman Andi Agtas di Jakarta pada Sabtu, 31 Januari 2026 sebagai bentuk penghormatan atas aksi kemanusiaan yang telah dilakukan.

Supratman Andi Agtas menyampaikan, "Pengabdian para taruna di Aceh Tamiang yang terdampak bencana merupakan wujud nyata kepedulian terhadap sesama,".

Ia menegaskan bahwa keterlibatan langsung taruna dalam membantu masyarakat yang mengalami kesulitan merupakan pembelajaran penting yang tidak hanya bersifat akademik.

Menurutnya, pembelajaran tersebut berperan besar dalam membentuk empati dan kepekaan sosial para taruna sebagai bagian dari nilai kehidupan.

Supratman menyatakan bahwa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada mereka yang berada dalam kondisi sulit, merupakan salah satu hal paling penting dalam hidup.

Kegiatan pengabdian tersebut dinilai bukan sekadar aksi kemanusiaan, melainkan pengalaman berharga yang mencerminkan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Ia menambahkan, “Tidak semua orang mendapat kesempatan seperti ini. Pintar saja belum cukup jika tidak dibarengi kepedulian terhadap sesama,”.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hukum Kementerian Hukum Gusti Ayu Putu Suwardani menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian tersebut berawal dari inisiasi Menteri Hukum.

Ia menjelaskan bahwa arahan tersebut mendorong keterlibatan taruna Poltekpin dalam aksi kemanusiaan di Aceh Tamiang melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Dalam Negeri sebagai koordinator Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.

Gusti Ayu Putu Suwardani menyampaikan, “Dari total 285 taruna yang berada di wilayah Sumatera, sebanyak 119 taruna terlibat langsung dalam kegiatan ini, terdiri atas 77 taruna Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan 42 taruna Politeknik Imigrasi,”.

Selama 12 hari kerja, tim kemanusiaan Poltekpin melaksanakan pengabdian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Kuala Simpang, Rumah Dinas Pegawai, dan SDIT Darul Mukhlishin.

Di lokasi tersebut, para taruna berperan dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana melalui kolaborasi lintas sektor dengan pemerintah daerah, jajaran pemasyarakatan, dan pihak sekolah setempat.

Pengabdian taruna Poltekpin memperoleh apresiasi dari pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di Aceh Tamiang.

Pengalaman lapangan tersebut diharapkan menjadi pembelajaran bermakna yang tidak hanya membentuk kompetensi profesional, tetapi juga memperkuat empati dan kepedulian sosial sebagai bagian dari pengabdian kepada bangsa dan negara.

Penulis :
Ahmad Yusuf