
Pantau - Kongres Wanita Indonesia bersama lima Lembaga Perempuan Dayak Daerah menandatangani Piagam Kalimantan sebagai komitmen meningkatkan kerja sama dan menyatukan aksi kolektif perempuan lintas organisasi dan lintas budaya.
Penandatanganan Piagam Kalimantan dilaksanakan di Kantor Kowani, Jakarta, pada Minggu, 1 Februari 2026, dan dihadiri Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto serta Ketua Umum Lembaga Perempuan Dayak Nasional Nyelong Inga Simon.
Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto menyatakan "Piagam Kalimantan menegaskan kembali peran perempuan bukan semata sebagai penerima manfaat pembangunan, melainkan sebagai penggerak utama pembangunan dalam membentuk manusia Indonesia seutuhnya, dengan fokus pada perempuan, anak, dan keluarga,".
Penandatanganan Piagam Kalimantan merupakan bagian integral dari pelaksanaan perjanjian kerja sama antara Kowani dan Lembaga Perempuan Dayak Nasional yang diwujudkan melalui kerja sama konkret di tingkat daerah.
Pelaksanaan kerja sama tersebut diterjemahkan melalui Badan Kerja Sama Organisasi Wanita dan Lembaga Perempuan Dayak Daerah di lima provinsi di Kalimantan.
Piagam Kalimantan menjadi simbol persatuan dan tekad bersama untuk bekerja sebagai satu tim yang solid berlandaskan nilai adat, budaya, dan kearifan lokal.
Piagam tersebut juga berpijak pada nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Kerja sama lanjutan diarahkan pada pembentukan program percontohan pembangunan manusia Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan.
Program tersebut mencakup kerja sama penelitian dan pengembangan, penyusunan dashboard terintegrasi, dokumentasi praktik baik, serta pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual atas pengetahuan dan karya masyarakat Dayak.
Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto menyampaikan "Optimalisasi Sekolah Lapang sebagai model pendidikan adaptif yang mengintegrasikan pendidikan dasar, pelatihan keterampilan, serta pembinaan penghidupan layak dan berkelanjutan,".
Pengembangan infrastruktur penunjang pemajuan ekonomi dan sosial turut menjadi bagian kerja sama, termasuk pembukaan akses infrastruktur dasar, penciptaan lapangan kerja lokal, dan pembiayaan komersial yang sesuai karakteristik masyarakat setempat.
Pelaksanaan teknis kerja sama di daerah dilakukan melalui sinergi Badan Kerja Sama Organisasi Wanita sebagai perwakilan Kowani dan Lembaga Perempuan Dayak Daerah sebagai perwakilan Lembaga Perempuan Dayak Nasional.
Ketua Umum Kowani Nannie Hadi Tjahjanto menegaskan "Pelaksanaan teknis di daerah dilakukan melalui sinergi BKOW sebagai perwakilan Kowani dan LPDD sebagai perwakilan LPDN, dengan mekanisme tata kelola bersama melalui Pokja Kalimantan untuk memastikan koordinasi, pemantauan, dan evaluasi berjalan efektif,".
- Penulis :
- Aditya Yohan







