Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dalam Munajat dan Perbaikan Diri

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dalam Munajat dan Perbaikan Diri
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto (keempat kiri) bersama Ketua Umum MUI Anwar Iskandar (kedua kanan) dan Ketua Bidang Penanggulangan Bencana MUI Nusron Wahid (kedua kiri) menyapa warga saat menghadiri Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) masa bakti 2025-2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/bar.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperbaiki bangsa dan memberantas korupsi dalam pidato pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu 7 Februari 2026, di hadapan 58.000 umat Muslim.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo kembali mengutip QS Ar Ra’d ayat 11 sebagai dasar spiritual perjuangannya memperbaiki kondisi bangsa.

"Kita ingat dengan Surat Ar Ra'd ayat 11 yang menegaskan Allah Subhanahu wa ta'ala tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum tersebut mengubah keadaan diri mereka sendiri," ucapnya.

Tegas Lawan Korupsi dan Upaya Adu Domba

Presiden menegaskan bahwa ia tidak akan ragu dalam upaya memberantas korupsi demi menjaga kekayaan bangsa dan integritas pemerintahan.

"Kita harus menjaga Republik ini. Kita harus menjaga kekayaan bangsa kita. Kita harus berani memberantas korupsi dari bumi Indonesia," tegasnya.

Prabowo menyebut bahwa setiap langkah pemberantasan korupsi akan selalu dihadang oleh kelompok-kelompok yang tidak ingin ada pemerintahan bersih.

"Karena mereka tidak ingin ada pemerintah yang bersih di bumi Republik Indonesia ini," ujarnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk tetap tegak menegakkan hukum, UUD 1945, dan seluruh peraturan perundang-undangan.

"Saya tidak akan ragu-ragu, saya tidak akan mundur setapak pun," tegas Prabowo.

Seruan Persatuan dan Hormat pada Semua Golongan

Presiden juga menyampaikan apresiasi atas peran MUI yang memberikan keyakinan bahwa ulama dan umara bersatu dalam menegakkan keadilan.

Menurutnya, keselamatan bangsa hanya bisa dicapai jika seluruh elemen masyarakat bersatu dan mengesampingkan perbedaan masa lalu.

"Perbedaan adalah baik, persaingan adalah baik, tetapi setelah bersaing, mari kita bersatu, bersatu, bersatu dalam munajat, bersatu untuk keselamatan bangsa. Kita hormati semua, hormati semua umat, hormati semua kaum," ujar Prabowo.

Penulis :
Ahmad Yusuf