
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, meluncurkan delapan buku yang merekam perjalanan hidup dan kontribusinya selama 70 tahun, sebagai bentuk refleksi atas kiprahnya di bidang hukum, politik, dan sosial.
Catatan Sejarah Pribadi dan Bangsa dalam Delapan Buku
Dalam sambutannya, Yusril menjelaskan bahwa buku-buku tersebut merupakan jejak langkah sejak masa mudanya hingga kini.
"Buku ini memang bersifat jejak perjalanan sepanjang 70 tahun kehidupan saya dan setengah abad itu kira-kira mulai umur 20 tahun ketika saya aktif sebagai mahasiswa dan mulai terlibat dalam pergerakan-pergerakan sosial dan politik pada waktu itu sampai dengan saat sekarang ini," ungkapnya.
Delapan buku tersebut ditulis oleh para kolega dan akademisi, berisi catatan sejarah yang tidak hanya menyoroti kehidupan pribadi Yusril, tetapi juga dinamika sosial-politik Indonesia.
Seluruh buku dibagikan secara gratis dalam bentuk cetak kepada para undangan, dan tersedia pula dalam format e-book yang dapat diunduh bebas tanpa batasan hak cipta.
"Siapa yang mau mengunduh, silakan saja, jadi tidak ada persoalan hak cipta. Silakan saja. Jadi, makin banyak buku dibaca orang, makin bagus dan makin tersebarlah ide-ide yang ada di dalam buku-buku itu," ujarnya.
Judul Buku dan Harapan untuk Bangsa
Adapun daftar delapan buku yang diluncurkan adalah sebagai berikut:
The Untold Stories of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, dan Testimoni Kolega (926 halaman) – menyajikan kisah di balik layar sejarah dan testimoni kolega.
The Autobiography of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, Testimoni Kolega, dan Hadiah Puisi (492 halaman) – memuat refleksi batin dan perjuangan hidup.
Islam, Democracy, and Human Rights in Contemporary Indonesia (192 halaman) – membahas kerangka konstitusional Islam dan HAM.
Pemikiran Politik Yusril Ihza Mahendra: Islam, Negara, dan Demokrasi (322 halaman) – telaah akademik pemikiran politik Yusril.
Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Keadilan yang Memulihkan (460 halaman) – fokus pada keadilan sosial dan peran hukum.
The Landmark Cases of Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra (540 halaman) – dokumentasi kasus hukum besar yang pernah ditanganinya.
Lebih Dekat dengan Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra: Pandangan Tokoh dan Sahabat (112 halaman) – berisi pandangan dari tokoh dan sahabat.
Di Mana Bumi Dipijak: Novel Biografis (188 halaman) – narasi perjalanan hidup dari kampung halaman di Belitung ke panggung nasional.
Yusril menyampaikan rasa syukurnya karena masih diberikan kesehatan di usia 70 tahun dan berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi negara.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Tria Dianti







