Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BRI Sumbang Hampir Setengah Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional, Targetkan 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BRI Sumbang Hampir Setengah Penyaluran Kredit Program Perumahan Nasional, Targetkan 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026
Foto: (Sumber: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatatkan capaian positif dalam memperluas akses pembiayaan perumahan yang terjangkau bagi masyarakat melalui penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP).)

Pantau - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mencatat kontribusi signifikan dalam Program 3 Juta Rumah melalui perluasan akses pembiayaan Kredit Program Perumahan (KPP) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dengan realisasi mencapai Rp1,774 triliun hingga Februari 2026.

Dukung Asta Cita dan Perumahan Inklusif Berkelanjutan

Langkah BRI ini merupakan wujud dukungan terhadap Asta Cita dan Program 3 Juta Rumah yang diinisiasi pemerintah untuk mendorong sektor perumahan yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Sri Haryati, dalam pertemuan resmi pada Senin, 9 Februari 2026.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, serta Menteri PKP Maruarar Sirait.

Sri Haryati menyebut bahwa total penyaluran KPP secara nasional hingga saat ini mencapai Rp3,547 triliun, dan hampir separuhnya disumbangkan oleh BRI.

"BRI telah menyumbang Rp1,774 triliun atau sekitar 49 persen dari total penyaluran Kredit Program Perumahan nasional," ungkapnya.

Target 60 Ribu Rumah Subsidi di 2026

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan sebesar Rp8 triliun sepanjang tahun 2026.

"Target tersebut didukung oleh kekuatan BRI yang memiliki basis nasabah besar serta jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok Indonesia, sehingga penyaluran KPR Subsidi dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif, khususnya bagi MBR," jelasnya.

Menteri PKP Maruarar Sirait memberikan apresiasi atas kontribusi BRI yang konsisten mendukung program perumahan rakyat.

Ia menyebutkan bahwa BRI membiayai sekitar 16 ribu unit rumah subsidi pada 2024, meningkat menjadi 32 ribu unit pada 2025, dan menargetkan 60 ribu unit untuk tahun 2026.

"Tahun 2024 ada sekitar 16 ribu unit rumah subsidi yang dibiayai oleh BRI. Pada 2025, realisasinya meningkat menjadi 32 ribu unit. Tahun 2026, BRI menargetkan penyaluran hingga 60 ribu unit rumah subsidi. Terima kasih sekali untuk BRI. Artinya, 60 ribu rakyat akan dapat menikmati rumah," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan