
Pantau - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan upaya pemadaman intensif terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Riau dan Kepulauan Riau untuk mencegah meluasnya titik api yang tersebar di beberapa lokasi terdampak.
Pulau Mendol Terbakar, Ratusan Hektare Lahan Hangus
Tim Manggala Agni dikerahkan dari empat Daerah Operasi (Daops), yakni Daops Sumatera V/Dumai, Daops Sumatera VI/Siak, Daops Sumatera VII/Rengat, dan Daops Sumatera VIII/Batam.
Lokasi pemadaman mencakup Kabupaten Pelalawan, Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, serta Kota Batam.
Di Kabupaten Pelalawan, kebakaran hebat terjadi di Desa Teluk Beringin, Pulau Mendol, yang menghanguskan ratusan hektare lahan dan merusak kebun kelapa milik masyarakat.
Pemadaman dilakukan oleh tim Manggala Agni Daops VII/Rengat bersama BPBD Pelalawan, Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Damkar.
Kebakaran diduga berasal dari aktivitas penyiapan lahan yang diperparah oleh angin kencang.
"Pulau Mendol merupakan wilayah penghasil kelapa penting di Pelalawan dan dekat dengan negara tetangga, sehingga pemadaman menjadi prioritas," ujar salah satu petugas.
Pemadaman Meluas ke Bengkalis, Siak, Rokan Hilir, dan Batam
Pada Minggu, 8 Februari 2026, tim Manggala Agni Daops VI/Siak dan MPA berhasil memadamkan kebakaran seluas 10 hektare di Desa Sepahat, Kabupaten Bengkalis.
Sementara itu, di Desa Tanjung Leban, kebakaran masih ditangani oleh tim gabungan dari Manggala Agni, TNI, Polri, Regu Pemadam Kebakaran PT BBHA, dan MPB.
Di Kelurahan Mempura, Kabupaten Siak, tim dari Manggala Agni bersama BPBD dan masyarakat juga terus melakukan pemadaman dan pendinginan area terbakar untuk mencegah kebakaran ulang.
Di Desa Rantau Bais, Kabupaten Rokan Hilir, tim Daops V/Dumai menghadapi kesulitan memadamkan karhutla di lahan gambut yang sulit dijangkau dan minim sumber air.
Wilayah ini sebelumnya mengalami kebakaran hebat pada 2025 yang menghanguskan ribuan hektare lahan.
Sementara itu, di Kota Batam, Kepulauan Riau, api menjalar dari Kelurahan Kibing hingga ke Hutan Lindung Tiban.
Pemadaman dilakukan oleh Manggala Agni Daops VIII/Batam bersama KPHL Unit II Batam dan kelompok tani setempat.
Ferdian Krisnanto dari Balai Dalkarhut Sumatera menegaskan pentingnya mempertahankan capaian penurunan luas kebakaran dan meminimalisasi potensi bencana asap.
Selain upaya pemadaman darurat, patroli intensif terus dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah cuaca kering dan angin kencang.
- Penulis :
- Aditya Yohan







