Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bea Cukai dan Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 3,3 Kilogram MDMA dari Hungaria di Tangsel

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Bea Cukai dan Bareskrim Polri Gagalkan Penyelundupan 3,3 Kilogram MDMA dari Hungaria di Tangsel
Foto: (Sumber: Bea Cukai bersama Bareskrim Polri menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis MDMA seberat kurang lebih 3,3 kilogram di area parkir kantor pos wilayah Pondok Cabe Udik, Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Kamis, 12 Februari 2026.)

Pantau - Penindakan tersebut merupakan bagian dari sinergi antarinstansi dalam melindungi masyarakat dari peredaran narkotika lintas negara melalui jalur kiriman internasional.

Direktur Interdiksi Narkotika Bea Cukai R. Syarif Hidayat menjelaskan pengungkapan kasus bermula dari kecurigaan petugas Bea Cukai Pasar Baru terhadap paket kiriman asal Hungaria.

Ia menyampaikan, "Saat dilakukan pemeriksaan pada Selasa (10/2), petugas menemukan kristal MDMA berwarna putih kecokelatan yang disembunyikan di dalam papan catur berbahan PVC pada paket tersebut. Modus penyamaran ini menunjukkan upaya pelaku memanfaatkan jalur pengiriman barang internasional untuk mengelabui aparat,".

Narkotika tersebut disembunyikan di dalam papan catur berbahan PVC sebagai modus penyamaran untuk menghindari deteksi petugas.

Bea Cukai Pasar Baru kemudian melaksanakan operasi lanjutan berupa control delivery pada 11 hingga 12 Februari 2026 dengan menggandeng Bareskrim Polri dan Kantor Pos Tangerang Selatan.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial AS dan AAM yang bertugas mengambil paket.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pengambilan paket diduga dikendalikan oleh seorang narapidana berinisial AF dari dalam lembaga pemasyarakatan melalui komunikasi video call.

Selain barang bukti narkotika, petugas turut mengamankan satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

Aparat masih melakukan pengembangan kasus untuk menelusuri jaringan yang terlibat termasuk koordinasi dengan lembaga pemasyarakatan dan jaksa penuntut umum.

Langkah lanjutan meliputi penetapan tersangka, pemeriksaan saksi, pengujian laboratorium forensik barang bukti, serta pelengkapan berkas perkara.

R. Syarif Hidayat menegaskan keberhasilan penindakan ini merupakan bentuk perlindungan langsung kepada masyarakat.

Ia menyampaikan, "Setiap gram narkotika yang berhasil kami cegah peredarannya berarti potensi ribuan jiwa terselamatkan, khususnya generasi muda. Sinergi antarinstansi ini kami lakukan untuk memastikan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi masyarakat,".

Ia juga menekankan peredaran narkotika tidak hanya berdampak pada kesehatan individu tetapi juga berpotensi merusak stabilitas sosial dan ekonomi keluarga.

Syarif menutup dengan menyampaikan, "Penindakan ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap jalur logistik dan kiriman internasional memiliki peran strategis dalam melindungi masyarakat. Kolaborasi lintas lembaga kami harapkan terus diperkuat agar ruang gerak jaringan narkotika semakin sempit, sekaligus memastikan keamanan publik tetap terjaga,".

Penulis :
Aditya Yohan