
Pantau - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan SDGs Corner di Museum Bahari Jakarta menjadi ruang inklusif yang membahas tantangan tujuan pembangunan berkelanjutan sekaligus kisah kehidupan laut Indonesia.
SDGs Corner menghadirkan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari keseharian masyarakat maritim yang menjadi identitas Indonesia selama berabad-abad.
Ruang belajar kolaboratif ini merupakan hasil sinergi Museum Bahari Jakarta bersama UN Information Center (UNIC) Jakarta.
Ruang Diskusi Berbasis Cerita Laut
Rano menyampaikan pengunjung museum tidak hanya menyelami kejayaan sejarah maritim, tetapi juga memahami isu pembangunan masa depan serta menjadikannya ruang diskusi yang melahirkan solusi dari akar rumput.
Melalui SDGs Corner, pengunjung diajak menelusuri keterkaitan antara kehidupan nelayan, keanekaragaman hayati, pengelolaan sampah, ketahanan pangan, hingga dampak perubahan iklim.
Ruang ini menggunakan metode storytelling untuk menyoroti keterkaitan kehidupan laut dan komunitas pesisir agar SDGs dipahami sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Dorong Peran Kaum Muda dan Inklusivitas
Direktur UNIC Jakarta Miklos Gaspar menyampaikan pameran ini bertujuan memecah SDGs menjadi bagian yang lebih mudah dikelola dan dicapai Indonesia pada 2030.
UNIC mengundang kaum muda untuk mengunjungi pameran tersebut serta mendorong museum lain menghadirkan inisiatif serupa yang berfokus pada SDGs.
SDGs Corner dirancang sebagai ruang narasi interaktif dengan pendekatan inklusif yang memastikan akses setara bagi penyandang disabilitas serta sejalan dengan komitmen Jakarta terhadap pembangunan perkotaan berkelanjutan yang berpusat pada masyarakat.
- Penulis :
- Gerry Eka







