
Pantau - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara telah melakukan pengerukan terhadap 15 waduk dan kali di wilayahnya untuk mengoptimalkan kapasitas tampungan air saat terjadi hujan ekstrem.
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara Heria Suwandi mengatakan langkah tersebut merupakan upaya menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem.
"Ini upaya yang kami lakukan dalam menghadapi kondisi cuaca hujan ekstrem yang berpotensi menyebabkan banjir.", ungkapnya.
Salah satu lokasi yang dikeruk adalah Kali Cakung Lama di Cilincing yang sudah dikerjakan sejak 2025 dan berlanjut pada 2026.
Pada beberapa segmen, lebar kali yang sebelumnya dua meter diperlebar menjadi 10 hingga 15 meter.
Upaya ini dilakukan bersama unsur kelurahan dan kecamatan melalui sosialisasi serta pendekatan kepada masyarakat yang tinggal di bantaran kali.
"Alhamdulillah ada kesadaran masyarakat sehingga bangunan-bangunan mereka yang menjorok ke kali mau dibongkar.", kata Heria.
Penyempitan badan kali juga terjadi di Kali Lagoa Tirem, Inlet IV A, dan Inlet IV B yang mengalir ke Waduk Danau Cincin sehingga menyulitkan pengerukan.
Kondisi serupa ditemukan di Waduk Pluit, Kali Angke, Kali Adem, dan sejumlah lokasi lainnya.
"Perubahan tata ruang seperti itu bahkan sudah terakumulasi puluhan tahun, yang memang mengakibatkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan banjir.", ia menegaskan.
Sudin SDA Jakarta Utara juga meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan lebat dan banjir rob dalam beberapa hari ke depan.
"Sebanyak 72 stasiun pompa dan 22 unit pompa mobile disiagakan sebagai langkah mitigasi banjir di sejumlah titik rawan genangan.", ujar Heria.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di DKI Jakarta pada 16 hingga 19 Februari 2026.
BMKG juga mengeluarkan peringatan waspada hujan intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi terjadi di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Februari dengan dampak berupa genangan, luapan sungai, dan longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Pada level siaga, BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, dan Kota Bogor dengan risiko banjir, banjir bandang, dan longsor yang berdampak signifikan terhadap masyarakat, layanan publik, dan infrastruktur.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








