Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Kabupaten Natuna Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Kabupaten Natuna Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla
Foto: Pesawat BNPB saat beroperasi di Natuna, Kepualaun Batam pada Maret 2026 (sumber: Lanud RSA Natuna)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Natuna di Provinsi Kepulauan Riau melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Natuna Raja Darmika menyampaikan bahwa operasi ini telah dimulai sejak 2 April 2026 dan masih berlangsung hingga saat ini.

"Operasi modifikasi cuaca sudah dilakukan sejak 2 April menggunakan pesawat milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," ungkapnya.

Upaya Intensif Tambah Curah Hujan

Operasi modifikasi cuaca merupakan upaya memanipulasi kondisi cuaca secara terencana untuk meningkatkan curah hujan.

Di Natuna, langkah ini difokuskan untuk menambah intensitas hujan guna membantu memadamkan titik api serta mengurangi dampak kekeringan.

Langkah tersebut dilakukan karena masih terdapat titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat sehingga diperlukan intervensi dari udara untuk mempercepat penanganan.

Dukungan Patroli Udara dan Water Bombing

Selain operasi modifikasi cuaca, Pemkab Natuna juga mendapat dukungan operasi udara berupa pemadaman menggunakan helikopter dengan metode water bombing atau bom air.

"Untuk hari ini, operasi water bombing tidak dilakukan karena intensitas api sudah menurun. Kami lebih memanfaatkan pesawat untuk patroli udara dan pelaksanaan modifikasi cuaca," katanya.

Pada hari ini operasi bom air tidak dilakukan karena kondisi api relatif kecil dan menyebar tipis.

Kombinasi operasi modifikasi cuaca dan patroli udara diharapkan dapat mempercepat pengendalian kebakaran hutan dan lahan serta mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Natuna.

Penulis :
Shila Glorya