Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ketua Baznas RI Noor Achmad Minta Optimalisasi Pengumpulan dan Penyaluran ZIS Selama Ramadhan 1447 Hijriah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Ketua Baznas RI Noor Achmad Minta Optimalisasi Pengumpulan dan Penyaluran ZIS Selama Ramadhan 1447 Hijriah
Foto: Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad (sumber: Baznas RI)

Pantau - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI Noor Achmad meminta seluruh jajaran untuk mengoptimalkan layanan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama Ramadhan 1447 Hijriah agar tidak ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

Permintaan tersebut disampaikan Noor Achmad di Jakarta pada Rabu, 18 Februari 2026.

Ia menegaskan, "Jangan sampai ada anak yatim yang kekurangan, orang miskin yang merasa kurang, apalagi ada yang kelaparan dan tidak bisa berbuka atau sahur dengan baik," ungkapnya.

Noor menjelaskan bahwa tugas amil zakat tidak hanya memfasilitasi orang-orang yang memiliki kelebihan harta untuk menunaikan kewajiban zakat.

Ia menambahkan bahwa amil juga memiliki tanggung jawab melakukan tathhir yang berarti pensucian harta, tazkiyah yang berarti penyucian jiwa, serta mendoakan para muzaki.

Menurutnya, peran tersebut merupakan amanah mulia karena berkontribusi langsung dalam menghadirkan keadilan sosial di tengah masyarakat.

"Ramadhan bagi kita amil semua adalah ajang perjuangan, ajang jihad, bagaimana kita memfasilitasi dari orang-orang kaya kepada orang-orang miskin," ujarnya.

Dorongan Optimalisasi Sesuai Undang-Undang

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Republik Indonesia Waryono Abdul Ghafur menyatakan pihaknya mendorong optimalisasi pengelolaan zakat agar berjalan sesuai amanat Undang-Undang Pengelolaan Zakat.

Waryono menjelaskan terdapat dua tujuan utama dalam pengelolaan zakat, yaitu pelayanan yang efektif dan efisien serta kontribusi nyata terhadap pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan mustahik.

"Indikator keberhasilan lembaga zakat bukan hanya pada besarnya penghimpunan, tetapi sejauh mana zakat mampu mengurangi kemiskinan dan mentransformasi mustahik menjadi muzaki," tegasnya.

Ramadhan Jadi Momentum Syiar dan Kolaborasi

Ketua Majelis Ulama Indonesia Bidang Fatwa Asrorun Niam Sholeh menegaskan pentingnya kesiapan administratif dan substantif para amil zakat dalam melayani muzaki selama Ramadhan.

Ia menilai Ramadhan merupakan momentum syiar yang perlu diperkuat melalui kolaborasi dan inovasi layanan zakat di ruang publik.

"Zakat harus berdampak, Ramadhan harus semarak melalui jejaring. Salah satunya dengan menyiarkan aktivitas Ramadhan di fasilitas keagamaan dan ruang publik," ujarnya.

Penulis :
Leon Weldrick