Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Akan Gelar Pawai Akbar BoP Gaza Usai Idul Fitri 1447 H

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil Akan Gelar Pawai Akbar BoP Gaza Usai Idul Fitri 1447 H
Foto: Konferensi pers aliansi buruh dan masyarakat sipil untuk perdamaian Palestina, Jakarta, Selasa 17/2/2026 (sumber: ANTARA/HO-Aliansi buruh dan masyarakat sipil)

Pantau - Aliansi buruh dan masyarakat sipil akan menggelar pawai akbar "Board of Peace" (BoP) Gaza usai Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai upaya membantu perjuangan perdamaian dan kemerdekaan Palestina.

Rencana tersebut disampaikan dalam konferensi pers aliansi buruh dan masyarakat sipil untuk perdamaian Palestina yang digelar di Jakarta pada Selasa, 17 Februari 2026.

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Moh Jumhur Hidayat mengatakan, "Menyerukan kepada semua kekuatan masyarakat sipil Indonesia, baik itu ormas keagamaan, organisasi kepemudaan, organisasi buruh, organisasi tani, gerakan mahasiswa dan lain-lainnya untuk melakukan pawai akbar mendukung pembangunan kembali Gaza, Palestina dengan kepemimpinan yang kuat dari Indonesia, yang akan dilakukan usai Perayaan Idul Fitri 1447 H."

Seruan tersebut ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil Indonesia agar bersatu dalam aksi mendukung pembangunan kembali Gaza, Palestina.

Tekankan Peran Indonesia dalam Perdamaian Dunia

Jumhur menilai Indonesia memiliki peran penting dalam upaya perdamaian di Palestina, khususnya di Gaza, melalui perjuangan panjang yang telah dilakukan bangsa Indonesia.

Ia menyinggung peran Indonesia sejak Deklarasi Bogor pada Desember 1954 yang menjadi tonggak sikap politik luar negeri bebas aktif.

Peran tersebut juga tercermin dalam Konferensi Asia Afrika pada April 1955 yang memperkuat solidaritas negara-negara Asia dan Afrika.

Indonesia juga pernah memimpin Negara-Negara Gerakan Non-Blok untuk menghindari jebakan Perang Dingin antara Blok Timur dan Blok Barat.

Aliansi buruh dan masyarakat sipil menegaskan bahwa tidak boleh terjadi serangan terhadap masyarakat Palestina.

Mereka juga menolak adanya pemindahan sementara warga Gaza dari wilayahnya.

Dorong Transparansi Dana dan Libatkan Pekerja Lokal

Dalam kesempatan tersebut, Jumhur menekankan pentingnya pengelolaan dana pembangunan kembali Gaza secara tepat sasaran.

Ia mengatakan, "Mendesak Pemerintah RI agar setiap sen atau setiap rupiah dari dana yang disumbangkan untuk pembangunan kembali Gaza sepenuhnya dimaksudkan untuk kepentingan warga Gaza, termasuk melibatkan pekerja-pekerja warga Gaza atau Palestina pada umumnya dalam rekonstruksi Gaza."

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa dana bantuan harus sepenuhnya digunakan untuk kepentingan warga Gaza serta melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses rekonstruksi.

Sejumlah organisasi buruh yang hadir dalam konferensi pers tersebut antara lain Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN), Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI), Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 1992, Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (Farkes), serta Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi dan Pertambangan (FSP KEP) yang turut menyatakan dukungan terhadap pawai akbar BoP Gaza.

Penulis :
Leon Weldrick