Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mentrans Sebut Situasi di Rempang Cenderung Aman dan Damai

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Mentrans Sebut Situasi di Rempang Cenderung Aman dan Damai
Foto: (Sumber: Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam doorstop usai perayaan Hari Imlek 2557/2026 di Batam, Kepulauan Riau, Senin (16/2/2026). ANTARA/Muhammad Baqir Idrus Alatas..)

Pantau - Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan situasi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, cenderung aman dan damai dalam satu tahun terakhir.

Pernyataan tersebut disampaikan usai perayaan Imlek 2557/2026 di Batam pada Senin (16/2) dan dikutip pada Selasa.

Iftitah mengatakan, “Selama satu tahun terakhir ini kan situasinya juga lebih cenderung, damai, peaceful, sehingga menghadirkan iklim investasi yang juga cukup nyaman untuk semuanya. Itu yang nanti akan kami terus bangun,” ujarnya.

Sebelumnya, Pulau Rempang telah ditetapkan menjadi salah satu dari tiga pilot project baru oleh Kementerian Transmigrasi untuk memperkuat kawasan transmigrasi berbasis pendampingan modern dan pengembangan potensi lokal berkelanjutan.

Ia menegaskan tantangan utama pembangunan adalah keterbatasan anggaran sehingga diperlukan fokus pada lokasi prioritas agar hasil pembangunan tuntas dan berdampak signifikan bagi masyarakat.

Fasilitas dan Perubahan Paradigma

Selain pembangunan infrastruktur jalan, pemerintah akan menyiapkan fasilitas esensial meliputi pendidikan, kesehatan, pasar, pemakaman, ruang hiburan, hingga pusat interaksi budaya guna membentuk kawasan transmigrasi yang lengkap dan menarik.

Iftitah menjelaskan adanya perubahan paradigma pembangunan transmigrasi yang tidak lagi sekadar memindahkan masyarakat, tetapi menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menarik aktivitas dan peluang usaha baru.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga melaporkan bahwa 16 kapal nelayan telah diberikan kepada masyarakat Rempang.

Ia menyampaikan, “Ada 16 kapal nelayan yang sudah kami berikan kepada masyarakat dan harapannya mereka tidak hanya sekedar pindah ke tempat yang baru, tapi juga ada pekerjaan yang terus menghasilkan pendapatan untuk kesejahteraan mereka,” katanya.

Pemberian kapal tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh pekerjaan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Tria Dianti