Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Harga Bahan Pokok di Jakarta Barat Melonjak Tajam pada Hari Pertama Puasa Ramadhan 1447 Hijriah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Harga Bahan Pokok di Jakarta Barat Melonjak Tajam pada Hari Pertama Puasa Ramadhan 1447 Hijriah
Foto: Pedagang sayur-mayur di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Nuh (65) tengah bertransaksi dengan pembeli, Kamis 19/2/2026 (sumber: ANTARA/Risky Syukur)

Pantau - Harga bahan pokok di sejumlah pasar wilayah Jakarta Barat melonjak drastis pada hari pertama puasa Ramadhan 1447 Hijriah, Kamis, dengan kenaikan terjadi di Pasar Tomang Barat, Grogol Petamburan dan Pasar Meruya Ilir, Kembangan.

Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, bawang, telur, daging sapi, hingga ayam potong yang rata-rata sudah berlangsung sejak sepekan sebelum puasa.

Harga Cabai dan Bawang Meroket

Pedagang sayur-mayur di Pasar Tomang Barat, Nuh (65), mengungkapkan harga cabai rawit setan melonjak dari kisaran Rp50 ribu-Rp60 ribu per kilogram menjadi Rp100 ribu-Rp110 ribu per kilogram.

"Itu sudah seminggu sebelum puasa naiknya," kata Nuh.

Selain itu, harga cabai keriting naik dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram, sementara cabai tewe merah meningkat dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp55 ribu-Rp60 ribu per kilogram.

Untuk komoditas tomat, harga relatif stabil di angka Rp20 ribu per kilogram.

"Kalau tomat stabil, Rp20 ribu (per kg)," tutur Nuh.

Harga bawang merah juga ikut naik dari Rp35 ribu per kilogram menjadi Rp50 ribu per kilogram.

Nuh menyebut kenaikan harga tersebut berdampak pada turunnya daya beli konsumen yang kini membeli dalam jumlah lebih sedikit.

"Jadi yang biasanya beli dua kilo, sekarang cuma satu kilo. Biasanya beli satu kilo, sekarang setengah kilo. Mereka (pembeli) hitung-hitung juga kan," ujar Nuh.

Sementara itu, pedagang telur ayam, Luki (25), mengatakan harga telur naik dari Rp28 ribu menjadi Rp32 ribu per kilogram.

"Biasanya naik lagi pas mau lebaran. Bisa sampai sekitar Rp34 ribu lebih lah per kilo," ujar Luki.

Daging Sapi dan Ayam Ikut Terkerek

Kenaikan harga pangan juga terjadi di Pasar Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, terutama pada daging sapi, ayam potong, dan cabai.

Harga daging sapi naik dari Rp140 ribu per kilogram menjadi Rp150 ribu per kilogram atau bertambah Rp10 ribu per kilogram sejak seminggu sebelum puasa.

"Biasanya Rp140 ribu per kilo. Sekarang Rp150 ribu. Naik Rp10 ribu, sudah dari seminggu sebelum puasa," kata Suminta.

Menurut Suminta, kenaikan harga dipicu sulitnya pasokan daging dan diperkirakan akan terus berlangsung hingga Idul Fitri.

"Memang udah biasa kalau mau puasa itu harga naik. Nanti bakal terus naik sampai Lebaran. Tapi untungnya yang beli juga masih banyak. Mereka juga pada ngerti kalau lagi puasa gini harga naik," ujarnya.

Pedagang ayam potong bernama Nur juga mengeluhkan harga ayam yang terus merangkak naik.

"Sekarang enggak ada yang murah. Semuanya pada naik," kata Nur.

Di lapaknya, ayam potong paling murah berukuran kecil dijual seharga Rp35 ribu.

"Harusnya harganya dijaga biar murah. Kasihan penjual sama pembeli kalau harganya mahal kayak gini. Ayam kan kebutuhan pokok buat makan," tuturnya.

Penulis :
Arian Mesa