
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan berkolaborasi dalam riset pengembangan kapal nelayan bertenaga listrik guna menghadirkan teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat pesisir.
Kolaborasi tersebut bertujuan menghadirkan inovasi teknologi yang mampu meningkatkan efisiensi operasional nelayan sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyampaikan bahwa riset dasar terkait motor listrik untuk kapal nelayan sudah mulai berjalan.
"Sudah ada beberapa riset dasar yang berjalan. Kita juga akan melakukan uji coba di salah satu kampung nelayan di Cirebon, sehingga kita bisa mengetahui kendalanya dan sempurnakan,", ujar Brian.
Uji coba akan dilakukan di salah satu kampung nelayan di Cirebon untuk mengidentifikasi kendala teknis sekaligus menyempurnakan teknologi sebelum diterapkan secara luas.
Penggunaan motor listrik untuk kapal nelayan dinilai akan memberikan keuntungan ekonomi serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam aktivitas melaut.
Brian menyatakan teknologi kapal listrik diharapkan mampu mengurangi beban subsidi bahan bakar bagi nelayan apabila implementasinya berjalan optimal.
"Harapannya kalau implementasinya sudah baik, bisa digunakan di kampung-kampung nelayan sehingga bisa menghilangkan subsidi bahan bakar untuk nelayan,", ungkap Brian.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan bahwa sebelumnya telah ada riset terkait motor listrik untuk mesin kapal nelayan namun belum berjalan secara berkelanjutan.
Trenggono menegaskan riset kali ini dirancang agar berjalan konsisten melalui kolaborasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih sehingga memberikan dampak nyata bagi komunitas nelayan.
"Sekarang kita akan melakukan uji coba lagi, kemudian melalui kolaborasi dengan Kampung Nelayan Merah Putih. Jadi supaya mesin kapal nelayan bisa lebih efisien,", ujar Trenggono.
Rencana pengembangan kapal nelayan listrik ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Kemdiktisaintek dan KKP mempersiapkan sumber daya manusia dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih.
Kemdiktisaintek berkomitmen mendorong penguatan riset terapan yang sesuai kebutuhan masyarakat pesisir dengan fokus pada pengembangan teknologi adaptif dan efisien.
Sinergi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan kementerian terkait diharapkan mempercepat pemanfaatan hasil riset sehingga memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi komunitas nelayan di berbagai daerah Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan







