Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Lebih dari 70 Harimau Mati Misterius dalam Sebulan di Tiger Kingdom Chiang Mai, Penyelidikan Resmi Diluncurkan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Lebih dari 70 Harimau Mati Misterius dalam Sebulan di Tiger Kingdom Chiang Mai, Penyelidikan Resmi Diluncurkan
Foto: (Sumber: Harimau bernama Rambo dengan mata buta sebelah terdiam dalam kurungan di atas truk usai dievakuasi oleh tim dokter hewan dan anggota Wildlife Friends Foundation dari Phuket Zoo yang mengalami kebangkrutan akibat pandemi, Phuket, Thailand, Selasa (7/6/2022). Tim tersebut menyelamatkan 11 ekor harimau dan dua beruang dari kebun binatang itu. /ANTARA FOTO/REUTERS/Jorge Silva/foc..)

Pantau - Lebih dari 70 harimau dilaporkan mati secara misterius dalam kurun waktu sebulan di taman wisata Tiger Kingdom Chiang Mai, wilayah utara Thailand, sehingga memicu penyelidikan resmi oleh otoritas setempat.

Laporan mengenai kematian massal tersebut dimuat oleh Bangkok Post pada Jumat, 20 Februari 2026.

Peristiwa itu terjadi di taman harimau yang dikelola pihak swasta dan mulai dilaporkan sejak 8 Februari 2026.

Pengelola taman memberlakukan penutupan sementara selama dua pekan setelah puluhan harimau ditemukan mati dalam waktu singkat.

Pejabat peternakan provinsi menyatakan bahwa fasilitas tersebut melarang seluruh akses masuk tanpa izin selama proses investigasi berlangsung.

Pengelola juga melakukan disinfeksi menyeluruh di seluruh area taman sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit.

Uji laboratorium terhadap bangkai harimau masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti kematian massal tersebut.

Dugaan awal mengarah pada daging ayam mentah yang digunakan sebagai pakan harimau sebelum kejadian.

Namun, pihak berwenang menegaskan bahwa penyebab pasti kematian puluhan satwa liar tersebut masih belum dapat dipastikan hingga hasil uji laboratorium keluar.

Harimau yang masih hidup dipindahkan ke pusat perawatan milik taman di Distrik Mae Taeng, bagian utara Provinsi Chiang Mai.

Pemindahan dilakukan untuk pemantauan ketat terhadap kondisi kesehatan harimau yang tersisa guna mencegah kematian lanjutan.

Direktur Kantor Regional Kawasan Lindung Kritsayarm Kongsatri menyatakan bahwa kematian dalam jumlah besar dalam waktu singkat merupakan kejadian yang sangat tidak biasa.

Penulis :
Aditya Yohan