Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Tito Tegaskan Presiden Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Tito Tegaskan Presiden Prabowo Kerahkan Seluruh Kekuatan Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh
Foto: (Sumber: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Bireuen di Posko Pengungsian Balee Panah, Kabupaten Bireuen, Aceh. (ANTARA/HO-Kemendagri).)

Pantau - Menteri Dalam Negeri sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Tito Karnavian menegaskan Presiden Prabowo Subianto terus mengerahkan seluruh kekuatan untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayah Sumatera khususnya Aceh.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito usai meninjau dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Bireuen di Posko Pengungsian Balee Panah, Aceh.

“Nah kemudian, pemerintah, di bawah [perintah] Bapak Presiden Prabowo mengerahkan semua kekuatan untuk memperbaiki. Saya tahu ini listrik semua mati dulu. Internet mati,” ujarnya.

Ia mengapresiasi progres positif pemulihan di Kabupaten Bireuen yang dinilai jauh lebih baik dibandingkan kondisi pada 29 November 2025 ketika sejumlah akses darat terputus dan distribusi logistik terhambat.

Melalui kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak, pemulihan mulai menunjukkan hasil nyata termasuk normalnya kembali distribusi logistik, gas, dan bahan bakar minyak.

Tito menyebut semakin banyak anak muda kembali mengoperasikan smartphone dan perangkat elektronik lainnya sebagai indikator pulihnya akses informasi masyarakat.

Pulihnya layanan listrik dan internet dinilai menjadi tanda bahwa aktivitas masyarakat berangsur normal.

Di wilayah dataran rendah Aceh yang terdampak bencana, persoalan utama yang dihadapi adalah terhambatnya aktivitas akibat lumpur serta banyaknya rumah warga yang mengalami kerusakan.

Pemerintah terus berkoordinasi dan menggelar rapat guna mempercepat penanganan berbagai persoalan tersebut.

Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi difokuskan pada perbaikan sekolah, rumah ibadah, dan pondok pesantren di daerah terdampak.

Tito mengajak masyarakat untuk bersabar menunggu hasil kerja pemerintah.

“Saya dari hari pertama puasa, itu sudah di Aceh Tamiang. Satu minggu ini memang sengaja saya ingin menyampaikan pesan. Kehadiran saya langsung bertemu Bapak-Ibu sekalian, menunjukkan bahwa pemerintah pusat itu tidak diam. Kita akan selesaikan permasalahan-permasalahan yang ada,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tito juga menyerahkan bantuan berupa ratusan paket perlengkapan ibadah, ribuan potong busana Muslim, serta ratusan jaket untuk anak-anak dan orang dewasa kepada masyarakat Bireuen.

Penulis :
Gerry Eka