Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BMKG Ingatkan Penguatan Monsun Asia Picu Potensi Hujan Lebat di NTB Tiga Hari ke Depan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

BMKG Ingatkan Penguatan Monsun Asia Picu Potensi Hujan Lebat di NTB Tiga Hari ke Depan
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Warga melintasi hujan dengan membawa payung. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc/pri.)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan adanya penguatan Monsun Asia yang berpotensi meningkatkan curah hujan di wilayah Nusa Tenggara Barat dalam tiga hari ke depan.

Peringatan tersebut disampaikan pada Minggu, 22 Februari 2026 pukul 11.33 WIB oleh Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB.

Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid BMKG NTB Ari Wibianto mengatakan penguatan Monsun Asia membawa angin baratan yang cukup kuat.

Angin baratan tersebut mempercepat proses pembentukan awan konvektif terutama di wilayah barat dan selatan Indonesia.

Kondisi Monsun Asia yang menguat berkontribusi terhadap peningkatan intensitas dan sebaran hujan di NTB dalam beberapa hari terakhir.

Selain Monsun Asia, dinamika atmosfer juga dipengaruhi oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang masih aktif.

Kombinasi penguatan Monsun Asia, aktivitas MJO, kelembapan udara yang tinggi, serta penguatan labilitas atmosfer mendukung terjadinya hujan lebat dalam skala lokal hingga luas.

“Kami mengimbau masyarakat dan para pemangku kepentingan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujar Ari Wibianto.

Ia menegaskan, “Peningkatan cuaca (ekstrem) di wilayah NTB masih berpotensi hingga tiga hari ke depan,”.

BMKG menyebut potensi cuaca ekstrem dapat memicu banjir dan tanah longsor serta mengganggu aktivitas transportasi darat, laut, maupun udara.

Masyarakat diimbau menyesuaikan perencanaan aktivitas khususnya kegiatan luar ruang serta secara berkala memantau informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG.

Berdasarkan prakiraan Dasarian III Februari 2026 atau periode 21–28 Februari, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah NTB.

Peluang hujan lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen diperkirakan terjadi di Kota Mataram.

Sebagian wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Utara juga berpotensi mengalami hujan lebih dari 100 milimeter per dasarian.

Sebagian kecil wilayah Sumbawa Barat dan sebagian wilayah Sumbawa turut diperkirakan mengalami kondisi serupa.

Untuk hujan dengan intensitas lebih dari 50 milimeter per dasarian, probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen diperkirakan terjadi hampir di seluruh wilayah NTB.

Penulis :
Gerry Eka