
Pantau - Kelompok petani binaan Badan Amil Zakat Nasional pada Program Lumbung Pangan Baznas di berbagai daerah tengah menyiapkan persediaan beras untuk zakat fitrah 1447 Hijriah.
Lumbung pangan yang siap menyuplai beras zakat fitrah antara lain Lumbung Pangan Purbalingga, Serang, Pesawaran, dan Lumbung Pangan Polewali Mandar.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan Baznas terus mengupayakan penyediaan beras zakat fitrah berkualitas premium sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi petani binaan.
“Untuk penyuplaian beras zakat fitrah, kami mendahulukan mustahik binaan Baznas yang merupakan petani. Kami maksimalkan terlebih dahulu dari hasil mereka, dan jika masih terdapat kekurangan, barulah dilakukan kerja sama dengan pihak lain untuk memenuhinya,” kata Saidah.
Ia menjelaskan proses penyediaan beras zakat fitrah tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga mengawal setiap tahapan produksi, mulai dari memastikan panen raya berjalan optimal, mengawasi proses penggilingan sesuai standar, hingga pengemasan beras mengikuti ketentuan distribusi Baznas.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan zakat fitrah tidak hanya tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi petani mustahik binaan,” ujarnya.
Selain produksi, kesiapan distribusi juga menjadi perhatian utama melalui sistem pengiriman terkoordinasi agar beras tiba tepat waktu di titik penyaluran.
“Butir demi butir beras dari gabah yang mereka panen menjadi bukti gerakan pemberdayaan petani mustahik. Ini bukan sekadar distribusi bantuan, tetapi transformasi dari mustahik menjadi berdaya,” ucap Saidah.
Beras premium tersebut merupakan hasil kerja petani sejak masa tanam hingga panen dengan pendampingan intensif dari Baznas guna menjaga kualitas dan daya saing.
“Dengan skema ini, para petani tidak hanya menerima bantuan modal dan pendampingan, tetapi juga memperoleh akses pasar yang jelas melalui penyerapan hasil panen untuk kebutuhan zakat fitrah,” tutur Saidah Sakwan.
- Penulis :
- Aditya Yohan







