Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kerja Sama Penempatan 4.000 Tenaga Kerja Indonesia ke Jerman Diteken, Wamendag Sebut Potensi Ekspor Jasa Kian Besar

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kerja Sama Penempatan 4.000 Tenaga Kerja Indonesia ke Jerman Diteken, Wamendag Sebut Potensi Ekspor Jasa Kian Besar
Foto: Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti menyaksikan secara daring penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama penempatan 4.000 tenaga kerja RI di Jerman antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional di Jakarta, Selasa 24/2/2026 (sumber: Kemendag)

Pantau - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti mengapresiasi penandatanganan nota kesepahaman atau MoU kerja sama penempatan sekitar 4.000 tenaga kerja Indonesia di Jerman yang diteken di Jakarta pada Selasa 24 Februari 2026.

Penandatanganan MoU tersebut dilakukan antara Aurelium Global Talent GmbH dan PT Tenriawaru Elite Internasional serta disaksikan secara daring oleh Wamendag Dyah Roro Esti.

Dyah Roro Esti menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengekspor jasa profesi ke pasar global.

"Melalui kemitraan yang kredibel dan berkelanjutan, kita dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga kerja Indonesia, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di sektor jasa," ujar Roro Esti.

MoU kerja sama ini membuka peluang penempatan tenaga kerja Indonesia di sejumlah sektor strategis di Jerman, khususnya hospitality, ritel modern, dan layanan kesehatan.

Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global.

"Kerja sama ini menunjukkan besarnya potensi ekspor jasa profesi Indonesia di pasar global," tambah Wamendag.

Tindak Lanjut Misi Dagang ke Berlin

Penandatanganan perjanjian ini merupakan tindak lanjut konkret dari misi dagang jasa profesi Indonesia ke Berlin, Jerman, yang sebelumnya dilaksanakan oleh Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Misi dagang tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia dengan Jerman dan negara-negara Eropa lainnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai sektor strategis.

Dyah Roro Esti menegaskan bahwa sektor jasa profesi merupakan salah satu penggerak penting dalam diversifikasi ekspor nasional.

Kementerian Perdagangan terus mendorong diplomasi perdagangan dan promosi ekspor jasa guna memperluas akses pasar bagi pelaku usaha jasa Indonesia di tingkat global.

"Ekspor jasa merupakan salah satu sektor strategis yang terus kami dorong pengembangannya. Kemendag akan terus memfasilitasi kemitraan antara pelaku usaha jasa Indonesia dengan mitra internasional untuk memperluas akses pasar serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global," sebut Wamendag.

Data Penempatan Pekerja Migran

Data menunjukkan adanya tren positif kontribusi sektor jasa Indonesia di luar negeri.

Pada tahun 2025, Indonesia telah menempatkan sebanyak 296.948 pekerja migran Indonesia ke berbagai negara di dunia.

Khusus di Jerman, tercatat sebanyak 204 pekerja migran Indonesia telah ditempatkan.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 164 orang merupakan tenaga profesional di bidang kesehatan, khususnya registered nurse atau perawat terdaftar.

Dyah Roro Esti juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam penyelenggaraan misi dagang jasa profesi di Berlin yang menjadi fondasi terbangunnya kemitraan antara pelaku usaha jasa Indonesia dan mitra internasional.

"Kami berharap kerja sama ini dapat diimplementasikan secara konsisten dan profesional, sehingga memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak, sekaligus mempererat hubungan perdagangan jasa antara Indonesia dan Jerman secara berkelanjutan," jelas Wamendag Roro Esti.

Penulis :
Arian Mesa