Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gorontalo Perkuat Layanan Samsat hingga Pohuwato untuk Dongkrak Penerimaan Daerah

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Gorontalo Perkuat Layanan Samsat hingga Pohuwato untuk Dongkrak Penerimaan Daerah
Foto: Foto bersama saat kunjungan ke Samsat P3D UPTD Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo (sumber: Diskominfotik Provinsi Gorontalo)

Pantau - Pemerintah Provinsi Gorontalo menguatkan layanan Samsat hingga ke wilayah terjauh di Kabupaten Pohuwato guna menopang Pendapatan Asli Daerah dan menjaga tren positif penerimaan pajak kendaraan bermotor.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim di Gorontalo, Sabtu, mengatakan penguatan layanan dilakukan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik dan optimalisasi sistem pembayaran.

Ia menyebut realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) di Kabupaten Pohuwato menunjukkan tren yang semakin baik dan memiliki prospek positif hingga akhir tahun anggaran.

Menurut Ibrahim, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten, Kepolisian dan Jasa Raharja dalam penguatan layanan Samsat.

Ia menambahkan langkah yang ditempuh meliputi optimalisasi digitalisasi pembayaran serta percepatan proses kendaraan baru agar segera terdaftar dan dilegalisasi.

“Alhamdulillah realisasi PKB dan BBNKB di Pohuwato menunjukkan tren yang semakin baik. Ini adalah hasil kerja bersama. Ketika kolaborasi terbangun kuat, maka dampaknya nyata terhadap penerimaan daerah,” kata dia.

Penguatan Layanan dan Koordinasi Lintas Sektor

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail terus mengingatkan jajaran Samsat P3D UPTD Kabupaten Pohuwato agar meningkatkan kualitas layanan publik secara berkelanjutan.

Ismail menegaskan Samsat merupakan salah satu simpul strategis dalam menopang Pendapatan Asli Daerah dan menjaga stabilitas fiskal daerah.

“Pelayanan publik harus terus kita perbaiki. Ketika pelayanan cepat, transparan dan akuntabel, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan kepatuhan pajak akan meningkat,” kata dia.

Koordinasi lintas sektor diharapkan semakin kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan penerimaan daerah di Kabupaten Pohuwato sebagai bagian dari strategi besar penguatan kemandirian fiskal Provinsi Gorontalo.

Dampak pada Pembangunan Daerah

Ibrahim menjelaskan peningkatan penerimaan bukan semata soal angka, melainkan indikator kesadaran fiskal masyarakat yang semakin membaik.

Ia mengungkapkan optimalisasi PKB dan BBNKB memberikan manfaat langsung kepada kabupaten dan kota melalui skema opsen sebesar 66 persen.

“Artinya, semakin tinggi kepatuhan wajib pajak, semakin besar pula kontribusi terhadap pembangunan daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ini adalah kepentingan bersama,” katanya.

Ia memastikan Bapenda akan terus mendorong inovasi pelayanan berbasis digital, pendekatan persuasif kepada wajib pajak, serta penguatan sistem pengawasan guna menjaga tren positif penerimaan daerah tetap berkelanjutan.

Penulis :
Leon Weldrick