Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Satgas PRR Targetkan Nol Pengungsi di Tenda sebelum Idul Fitri 2026

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Satgas PRR Targetkan Nol Pengungsi di Tenda sebelum Idul Fitri 2026
Foto: (Sumber: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kanan) berbincang dengan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di sela-sela mengikuti rapat Persiapan dan Laporan Hunian tetap (huntap) bersama sejumlah kepala daerah di Kantor kemendagri, Jakarta, Rabu (25/2/2026). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wsj.)

Pantau - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak lagi tinggal di tenda darurat sebelum Idul Fitri 2026.

Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian menyatakan percepatan relokasi menjadi fokus utama pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kita harapkan secepat mungkin bisa menyelesaikan sebelum Idul Fitri. Kalau bisa sebelum Idul Fitri semua tidak ada di tenda tapi di huntara atau menerima dana tunggu hunian yang diberikan,” ujarnya.

Per 27 Februari 2026 tercatat 11.307 jiwa masih berada di tenda pengungsian dari sebelumnya lebih dari dua juta warga terdampak pada fase awal bencana.

Sebanyak 10.394 jiwa berada di Aceh dan 913 jiwa di Sumatera Utara, sementara Sumatera Barat sudah tidak memiliki pengungsi di tenda darurat.

Percepatan Huntara dan Huntap

Satgas PRR mendorong percepatan pembangunan hunian sementara atau huntara, hunian tetap atau huntap, serta penyaluran dana tunggu hunian.

Target pembangunan huntara di tiga provinsi mencapai 18.253 unit dengan realisasi 10.498 unit atau 57 persen.

Pembangunan huntap dari target 36.669 unit telah memasuki proses 1.363 unit dan enam unit di Sumatera Barat telah selesai dibangun.

Lebih dari 73.000 unit rumah teridentifikasi mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat dengan proses verifikasi serta pencairan bantuan terus dipercepat agar warga dapat memperbaiki rumah secara mandiri.

Koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dilakukan secara intensif melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Danantara, serta pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota.

Target nol pengungsi di tenda sebelum Idul Fitri diharapkan memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan layak bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera.

Penulis :
Gerry Eka