Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Program Biogas PLN Peduli Hadir di Sinjai, Manfaatkan Limbah Ternak Jadi Energi Bersih untuk Warga Desa

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Program Biogas PLN Peduli Hadir di Sinjai, Manfaatkan Limbah Ternak Jadi Energi Bersih untuk Warga Desa
Foto: Ilustrasi. Kandang sapi dari Program Biogas Kampung Energi Terpadu bantuan dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar di Kabupaten Sinjai. Program ini juga sebagai sarana pengolahan limbah ternak menjadi energi ramah lingkungan (sumber: ANTARA/HO-Humas PLN)

Pantau - PT PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menghadirkan Program Biogas Kampung Energi Terpadu di Dusun Bakae, Desa Saukang, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, yang diberitakan pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 16.20 WITA.

Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Sulselrabar melalui inisiatif PLN Peduli.

Program tersebut menghadirkan fasilitas biodigester berkapasitas 12 meter kubik yang memanfaatkan limbah ternak menjadi sumber energi bersih bagi masyarakat.

Pelaksanaan program dilakukan bersama Yayasan Peduli Bangsa Sinjai dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sinjai.

Pengembangan Energi Bersih Berbasis Desa

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah di Makassar menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menghasilkan dampak berkelanjutan dalam jangka panjang.

Ia menekankan bahwa pelaksanaan program tetap memprioritaskan aspek keselamatan serta ketahanan dalam pengelolaan energi terbarukan.

Edyansyah mengatakan, “Melalui TJSL PLN Peduli, kami meninjau berbagai jenis energi terbarukan yang aman, bersih, ramah lingkungan, dan berbasis pada berbagai sumber daya yang berkelanjutan.”

Program biogas di Dusun Bakae menjadi contoh pemanfaatan limbah ternak yang diolah menjadi sumber energi bersih bagi kebutuhan rumah tangga.

Program tersebut juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang sebelumnya tidak bernilai.

Edyansyah menyampaikan bahwa pengembangan Program Biogas Kampung Energi Terpadu tidak hanya berfokus pada pemanfaatan energi bersih tetapi juga pada perluasan manfaat bagi masyarakat desa.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Sinjai

Edyansyah menyampaikan, “Bukan hanya itu, kami berharap program ini dapat terus berkembang ke depannya dan menjangkau rumah-rumah lainnya. Selain itu, program ini juga akan menunjang kemandirian energi dan kesejahteraan masyarakat desa.”

Bupati Sinjai Ratnawati Arif menyampaikan apresiasi kepada PLN UID Sulselrabar atas dukungan program biogas yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ratnawati Arif mengatakan, “Program ini menurut saya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam menyediakan akses energi memasak yang lebih ramah lingkungan serta meningkatkan kualitas lingkungan desa.”

Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan limbah ternak tidak hanya menghasilkan energi tetapi juga dapat diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian masyarakat.

Pemanfaatan tersebut dinilai mampu mendorong kemandirian energi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat desa.

Ratnawati Arif menyampaikan, “Ini merupakan contoh kolaborasi yang sangat baik antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun desa ke arah yang lebih berkelanjutan.”

Penulis :
Shila Glorya