
Pantau - Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan menjangkau sebanyak 30 Penyandang Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang terdiri dari gelandangan hingga pengemis di sejumlah wilayah Jakarta Selatan selama bulan Ramadhan.
Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan Bernard Tambunan mengatakan penjangkauan tersebut dilakukan dalam periode 19 Februari hingga awal Maret 2026.
“Berdasarkan data rekapitulasi penjangkauan yang dilakukan pada 19 Februari hingga awal Maret 2026, sebanyak 30 PPKS berhasil dijangkau dari berbagai lokasi di Jakarta Selatan,” ungkap Bernard Tambunan.
Ia menyampaikan bahwa pihaknya meningkatkan pengawasan serta penjangkauan terhadap PPKS selama bulan Ramadhan.
PPKS yang dijangkau oleh petugas terdiri dari kelompok gelandangan dan pengemis yang berada di berbagai titik wilayah Jakarta Selatan.
Petugas juga menemukan sejumlah PPKS yang termasuk kategori terlantar serta penyandang disabilitas mental.
“Bulan Ramadhan ini kami mengintensifkan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS bersama unsur lainnya di setiap wilayah,” ujar Bernard.
Setelah terjaring, para PPKS didata oleh petugas sebelum diarahkan ke panti sosial atau diberikan pembinaan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Langkah tersebut dilakukan agar mereka tidak kembali ke jalanan.
Bernard berharap upaya tersebut dapat memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.
Ia menilai langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menangani permasalahan kesejahteraan sosial di wilayah Jakarta Selatan.
“Mari jadikan Ramadhan ini penuh kebahagiaan dan saling menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.
Sebagian besar PPKS yang berada di Jakarta Selatan diketahui berasal dari daerah penyangga Jakarta karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kota-kota di sekitarnya.
Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan juga memfasilitasi pemulangan PPKS ke daerah asal melalui kerja sama dengan transportasi resmi agar prosesnya berjalan tertib dan terkoordinasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








