
Pantau - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam I/Bukit Barisan telah menyelesaikan pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Sipan, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Jembatan sepanjang 120 meter dengan lebar 2,5 meter tersebut dibangun untuk mempermudah akses serta menunjang aktivitas masyarakat setempat pascabencana.
Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap menyatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur.
"Pembangunan jembatan tersebut sebagai upaya membantu percepatan pemulihan dan peningkatan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat," ujar Asrul Kurniawan Harahap di Medan.
Jembatan Gantung Perintis Garuda kini telah rampung 100 persen dan siap dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung mobilitas serta aktivitas sehari-hari.
Pembangunan jembatan tersebut dikerjakan oleh personel gabungan Satgas Gulbencal Kodam I/Bukit Barisan bersama masyarakat setempat.
Personel yang terlibat berasal dari prajurit Koramil 03/Pandan Kodim 0211/Tapanuli Tengah.
Selain itu, prajurit dari Yonif 125/SMB juga turut ambil bagian dalam pembangunan jembatan tersebut.
Personel dari Yon Arh 11/WBY ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan.
Pengerjaan juga didukung oleh personel dari Pusziad dan Zibang Sibolga.
Pada tahap awal pengerjaan dilakukan pemotongan tiang besi lama yang sebelumnya digunakan pada jembatan lama.
Tahap awal juga mencakup penggalian lubang pondasi sebagai dasar pembangunan konstruksi jembatan yang baru.
"Pada tahap awal pengerjaan, kegiatan diawali dengan pemotongan tiang besi lama serta penggalian lubang pondasi sebagai dasar pembangunan konstruksi jembatan yang baru," ucapnya.
Setelah itu, personel secara bertahap menyiapkan berbagai material pendukung pembangunan.
- Tahap konstruksi kemudian dimulai dari pemasangan mal fondasi.
- Proses pembangunan dilanjutkan dengan pekerjaan beton.
- Setelah itu dilakukan pemasangan konstruksi baja.
Tahapan berikutnya adalah proses pengecatan pada bagian jembatan.
- Pada tahap akhir dilakukan penyempurnaan terhadap akses dan struktur jembatan.
- Personel merapikan jalan masuk dan pangkal jembatan.
- Personel juga merapikan pagar jembatan.
- Proses akhir mencakup pengecatan ulang pagar, tiang pilon, tembok, dan lantai jembatan.
"Dengan rampung jembatan tersebut diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah, aman, dan dapat mendukung kelancaran aktivitas sosial maupun perekonomian warga," ucap Asrul Kurniawan Harahap.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







