Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pria di Cilincing Ditembak Airsoft Gun Usai Ribut Utang Ganja Rp800 Ribu, Polisi Kejar Pelaku

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pria di Cilincing Ditembak Airsoft Gun Usai Ribut Utang Ganja Rp800 Ribu, Polisi Kejar Pelaku
Foto: (Sumber : Ilustrasi - Tembak. ANTARA/Ardika/am..)

Pantau - Seorang pria berinisial SH berusia 23 tahun ditembak menggunakan airsoft gun oleh sekelompok orang di Jalan Tipar Cakung Gang Kompi Jenggot, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Minggu malam, diduga akibat persoalan utang pembelian narkotika jenis ganja.

Penembakan Terjadi Setelah Korban Dikeroyok

Kepala Polsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan peristiwa terjadi saat korban sedang membeli nasi goreng sebelum didatangi pelaku bersama beberapa rekannya.

"Korban mengalami luka tembak di kaki sebelah kanan, punggung belakang sebelah kanan, dan lutut sebelah kiri," kata Bobi.

Menurut polisi, keributan dipicu utang sebesar Rp800.000 terkait pembelian ganja kepada salah satu pelaku berinisial F.

Korban sempat dikeroyok oleh pelaku dan rekannya sebelum akhirnya ditembak menggunakan airsoft gun karena melakukan perlawanan.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku datang menggunakan sepeda motor lalu menghampiri korban dan langsung menarik serta memukulnya.

Saat korban melawan, pelaku mengeluarkan airsoft gun jenis Glock 19 dan menembakkan peluru gotri ke arah korban hingga mengenai beberapa bagian tubuh.

Pelaku Sempat Diamankan Warga lalu Kabur

Polsek Cilincing menerima laporan melalui layanan darurat 110 mengenai adanya pria yang diduga membawa senjata api dan diamankan warga.

Petugas mendatangi lokasi setelah mendapat informasi bahwa pelaku penembakan sempat ditangkap warga dan dihakimi.

Pelaku berinisial F diketahui merupakan warga Warakas, Tanjung Priok, dan menggunakan airsoft gun dengan lima butir peluru gotri.

Setelah kejadian, seseorang yang mengaku keluarga pelaku membawa F ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan.

Namun saat polisi tiba di rumah sakit, pelaku sudah tidak berada di lokasi.

"Kasus ini masih kami dalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi," kata Bobi.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penembakan tersebut.

Penulis :
Aditya Yohan
Editor :
Tria Dianti