Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pengawasan Ketat Pangan dan Harga Daging di Jakarta Timur Dilakukan Menjelang Idul Fitri 2026

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pengawasan Ketat Pangan dan Harga Daging di Jakarta Timur Dilakukan Menjelang Idul Fitri 2026
Foto: Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur Taufik Yulianto setelah melakukan pengawasan pangan secara langsung di Lotte Grosir Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur, Senin 9/3/2026 (sumber: ANTARA/Siti Nurhaliza)

Pantau - Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur memperketat pengawasan mutu pangan serta stabilitas harga daging menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026 guna memastikan produk yang beredar aman dikonsumsi dan harga tetap terkendali saat permintaan meningkat.

Kepala Sudin KPKP Jakarta Timur Taufik Yulianto mengatakan "Kami terus melakukan pengawasan bagian mutu pangan dan pengecekan harga daging ataupun pangan lainnya menjelang Hari Raya Idul Fitri," saat dikonfirmasi di Jakarta.

Ia menjelaskan pengawasan juga dilakukan untuk memastikan harga daging di pasaran tidak melampaui batas harga eceran yang telah ditentukan.

"Kami juga mengecek harga daging. Jangan sampai harga melambung tinggi atau melebihi harga eceran yang telah ditentukan," ungkapnya.

Taufik menyebut dalam beberapa hari terakhir sempat terjadi kenaikan harga daging, namun masih dalam batas yang wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

"Kenaikan ada beberapa hari yang lalu, tetapi masih dalam batas normal karena permintaan yang tinggi," ujarnya.

Sudin KPKP Jakarta Timur juga telah berkoordinasi dengan Badan Usaha Milik Daerah untuk memastikan ketersediaan stok daging dan komoditas pangan lainnya tetap aman hingga Hari Raya Idul Fitri.

"Untuk stok, kami sudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan BUMD. Insya Allah, ketersediaannya aman," kata Taufik.

Pengawasan Diperluas ke Pasar Tradisional

Pengawasan pangan dilakukan melalui pemeriksaan langsung di sejumlah pasar modern di wilayah Jakarta Timur dan akan diperluas ke pasar tradisional.

Pemeriksaan di pasar tradisional dijadwalkan berlangsung pada 16 dan 17 Maret 2026 dengan fokus pada produk peternakan seperti daging ayam dan daging sapi.

Sudin KPKP Jakarta Timur menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan produk pangan yang tidak layak konsumsi di pasaran.

"Kalau ditemukan, tentu akan kami tindaklanjuti dengan membersihkan atau menyita barang-barang yang tidak layak konsumsi," tegas Taufik.

Hasil Pengujian 60 Sampel Pangan

Dalam pengawasan tersebut, Sudin KPKP Jakarta Timur telah mengambil 60 sampel pangan dari lima pasar modern untuk diuji kandungan bahan berbahaya.

Sebanyak 41 sampel berasal dari komoditas pertanian, 15 sampel komoditas peternakan, dan empat sampel komoditas perikanan.

Di Lotte Grosir Pasar Rebo diambil 18 sampel yang terdiri dari 10 sampel pertanian, empat sampel peternakan, dan empat sampel perikanan.

Seluruh sampel dari Lotte Grosir Pasar Rebo dinyatakan negatif dari kandungan bahan berbahaya.

Di Naga Swalayan Ciracas diambil 13 sampel yang terdiri dari sembilan sampel pertanian dan empat sampel peternakan.

Hasil pengujian di Naga Swalayan Ciracas menunjukkan seluruh sampel aman.

Di Superindo Titanium Square diambil 12 sampel yang terdiri dari sembilan sampel pertanian dan tiga sampel peternakan.

Seluruh sampel di Superindo Titanium Square juga dinyatakan negatif dari zat berbahaya.

Di Transmart Cijantung diambil tujuh sampel yang terdiri dari enam sampel pertanian dan satu sampel peternakan.

Hasil pengujian di Transmart Cijantung menunjukkan seluruh sampel aman.

Di Hypermart Cibubur Junction diambil 10 sampel yang terdiri dari tujuh sampel pertanian dan tiga sampel peternakan.

Hasil pengujian di Hypermart Cibubur Junction juga menunjukkan seluruh sampel negatif dari bahan berbahaya.

Taufik menyampaikan "Dari total 60 sampel yang diperiksa di lima pasar modern tersebut, seluruhnya menunjukkan hasil negatif dari kandungan bahan berbahaya sehingga tingkat keamanan pangan mencapai 100 persen aman,".

Penulis :
Shila Glorya