
Pantau - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari melaporkan sebanyak 13.826.978 orang telah mendaftar program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Minggu 8 Maret 2026 dan sebanyak 13.051.027 orang di antaranya telah menerima layanan kesehatan.
Realisasi Program CKG Capai Jutaan Peserta
Qodari menyampaikan data tersebut dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu 11 Maret 2026.
"Hingga Maret 2026, jumlah yang mendapat untuk mendapat layanan CKG adalah 13.826.978 orang dan yang sudah melaksanakan CKG atau menerima manfaat sebanyak 13.051.027 orang," ungkapnya.
Pada periode Januari hingga Februari 2026, program CKG telah melayani sebanyak 10.563.593 orang.
Layanan tersebut dilaksanakan di 9.543 puskesmas yang tersebar di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Dari total peserta yang mengikuti CKG, sebanyak 714.808 orang atau sekitar 8,6 persen telah mendapatkan pelayanan atau pengobatan.
Selain itu sekitar 7,5 juta orang masih berada dalam proses tindak lanjut setelah melakukan pemeriksaan kesehatan.
Pemerintah melibatkan sekitar 10.300 puskesmas untuk menjalankan program CKG.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari 66 kementerian dan lembaga pemerintah.
Target program CKG adalah menjangkau 130 juta penerima manfaat.
Target tersebut setara dengan sekitar 46 persen dari total penduduk Indonesia.
Qodari menjelaskan program CKG bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan dasar.
Program ini juga dirancang untuk memperkuat pendekatan pencegahan dalam sistem kesehatan masyarakat.
Melalui program CKG, Presiden Prabowo Subianto mengajak masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa dipungut biaya.
Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi Disiapkan Saat Mudik
Pemerintah juga akan melaksanakan program CKG bagi para pengemudi selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.
Berdasarkan data sementara per Senin 9 Maret dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, sebanyak 338 pengemudi telah menjalani CKG.
Pemeriksaan tersebut dilakukan di 16 pool perusahaan otobus dan terminal yang berada di Jawa Tengah dan Jawa Barat.
Pemerintah berencana memperluas program pemeriksaan kesehatan pengemudi ke daerah lainnya.
Diperkirakan jumlah pengemudi yang mengikuti CKG pada tahun 2026 akan meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 4.019 pengemudi mengikuti CKG saat mudik Lebaran.
Pada tahun 2025 jumlah tersebut meningkat menjadi 7.476 pengemudi.
"Tujuannya agar semua warga yang mudik dipastikan dibawa oleh pengemudi yang sehat," kata Qodari.
- Penulis :
- Arian Mesa








