Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ketua DPRD DKI Jakarta Usulkan Penambahan Pusat Pelatihan Kerja untuk Tekan Pengangguran

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ketua DPRD DKI Jakarta Usulkan Penambahan Pusat Pelatihan Kerja untuk Tekan Pengangguran
Foto: (Sumber : Arsip toto - Sejumlah pelajar mengikuti pelatihan keterampilan teknisi sepeda motor yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Utara di Jakarta, Kamis (25/5/2025). ANTARA/HO-Pemkot Jakut.)

Pantau - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai jumlah Pusat Pelatihan Kerja Daerah di Jakarta perlu ditambah untuk menurunkan angka pengangguran di ibu kota.

Ia menyampaikan kapasitas pelatihan yang tersedia saat ini masih belum mencukupi dibandingkan jumlah warga yang mendaftar.

Khoirudin mengatakan bahwa "Kapasitasnya masih belum cukup, paling satu tahun bisa 700 sampai 1.000-an orang yang dilatih, sementara yang mendaftar sudah 5.000 lebih,".

Menurutnya, persoalan pengangguran di Jakarta masih belum tertangani secara maksimal.

Ia menilai kondisi tersebut dapat memicu berbagai masalah sosial di masyarakat.

Salah satu dampak yang disoroti adalah meningkatnya kasus tawuran di sejumlah wilayah.

Khoirudin bersama pihak terkait melakukan kunjungan dan pemantauan ke Pusat Pelatihan Kerja Daerah untuk mengetahui perkembangan program pelatihan yang dijalankan.

Ia menjelaskan jenis pelatihan yang tersedia di Pusat Pelatihan Kerja Daerah cukup beragam.

Beberapa pelatihan yang tersedia antara lain pelatihan las, otomotif, bahasa, serta berbagai keterampilan lainnya.

Saat ini Pusat Pelatihan Kerja Daerah memiliki 10 jurusan dengan total 24 program pelatihan.

Khoirudin menilai penurunan angka pengangguran dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian.

Ia mengatakan bahwa "Kalau warga Jakarta yang nganggur turun 50 persen, ekonomi akan naik. Karena pengangguran terlalu banyak, sehingga tawuran di mana-mana,".

Menurutnya keberadaan Pusat Pelatihan Kerja Daerah juga dapat membantu perusahaan menyiapkan calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Peserta yang telah lulus dari pelatihan tersebut dinilai memiliki kemampuan sesuai bidangnya.

Khoirudin menegaskan dalam rapat Pra Rencana Kerja Pemerintah Daerah pihaknya mengusulkan penambahan anggaran untuk Pusat Pelatihan Kerja Daerah.

Ia mengatakan bahwa "Agar masyarakat betul-betul merasakan langsung dampak anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah,".

Penulis :
Ahmad Yusuf