
Pantau - Jasa Raharja memastikan layanan bagi masyarakat selama periode libur Lebaran 2026 berjalan cepat, responsif, dan tepat sasaran melalui peningkatan kesiapsiagaan selama masa Siaga Idul Fitri 1447 Hijriah.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin memberikan arahan kepada seluruh jajaran perusahaan untuk mengedepankan pelayanan prima kepada masyarakat.
Periode Siaga Idul Fitri tersebut berlangsung pada 13 hingga 27 Maret 2026.
Muhammad Awaluddin menegaskan periode Idul Fitri merupakan momentum dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi.
Ia menginstruksikan seluruh Insan Jasa Raharja untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas sektor.
Muhammad Awaluddin mengatakan bahwa "Periode Idul Fitri selalu menjadi momentum dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi. Oleh karena itu, saya menginstruksikan seluruh Insan Jasa Raharja untuk meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta memastikan setiap korban kecelakaan lalu lintas memperoleh penanganan dan santunan secara cepat dan tepat. Tidak boleh ada korban yang menunggu, dan tidak boleh ada kejadian yang terlewat dari layanan kita,".
Untuk mendukung kesiapsiagaan tersebut, Jasa Raharja mengoptimalkan berbagai infrastruktur layanan.
Infrastruktur tersebut meliputi Pos Pelayanan Terpadu yang tersebar di sejumlah wilayah strategis.
Pos tersebut merupakan hasil sinergi antara Jasa Raharja dengan Korlantas Polri serta berbagai pemangku kepentingan.
Pos Pelayanan Terpadu bertujuan memberikan layanan informasi, bantuan, serta dukungan keselamatan bagi para pemudik selama perjalanan.
Selain itu Jasa Raharja juga menyiapkan tenda taktis di jalur tol strategis.
Perusahaan juga menyiapkan unit keselamatan lalu lintas di berbagai kantor wilayah dan cabang.
Seluruh perangkat tersebut disiapkan untuk memastikan respons cepat apabila terjadi kecelakaan lalu lintas.
Perangkat tersebut juga berfungsi memberikan edukasi keselamatan kepada masyarakat.
Muhammad Awaluddin juga menegaskan pentingnya koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pemangku kepentingan tersebut antara lain Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, BPJS Kesehatan, serta rumah sakit mitra.
Koordinasi tersebut dinilai menjadi faktor penting untuk memastikan kelancaran layanan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Ia mengatakan bahwa "Kita harus memastikan seluruh layanan asuransi kecelakaan Jasa Raharja berjalan optimal selama periode Siaga Idul Fitri. Kesiapsiagaan harus dilakukan selama 24 jam penuh, dengan monitoring dan pelaporan secara seketika agar setiap kejadian dapat segera ditangani,".
Jasa Raharja juga menggelar Apel Gelar Pasukan Siaga Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional bagi seluruh Insan Jasa Raharja untuk memastikan kesiapan operasional menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Langkah tersebut juga menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat melalui layanan asuransi kecelakaan lalu lintas.
Upaya tersebut sejalan dengan semangat transformasi BUMN di bawah koordinasi Danantara Indonesia serta penguatan pelayanan publik di sektor transportasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan








