
Pantau - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) kembali menghadirkan MudikPedia Lebaran 2026 sebagai panduan digital untuk membantu masyarakat memperoleh berbagai informasi penting terkait perjalanan mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Panduan Informasi Mudik dalam Satu Tautan
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya mengatakan MudikPedia disiapkan untuk membantu masyarakat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
"Melalui MudikPedia, masyarakat bisa memperoleh informasi resmi dan terkini agar perjalanan mudik lebih aman dan nyaman," ungkapnya.
Melalui MudikPedia, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi mudik dari banyak instansi dalam satu tautan.
Informasi tersebut meliputi pantauan lalu lintas, jalur mudik, layanan kesehatan hingga prakiraan cuaca.
MudikPedia juga memuat berbagai informasi penting seperti jalur mudik dari Kementerian Perhubungan dan Bina Marga.
Selain itu tersedia informasi program mudik gratis bagi masyarakat.
Masyarakat juga dapat memantau kondisi lalu lintas melalui CCTV jalan tol dan pelabuhan.
Layanan pemesanan tiket kereta api dan kapal ferry juga dapat diakses melalui platform tersebut.
MudikPedia turut menyediakan informasi lokasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Informasi prakiraan cuaca dari BMKG serta layanan penukaran uang Lebaran dari Bank Indonesia juga tersedia di dalamnya.
Prediksi 143,91 Juta Orang Mudik
Kementerian Perhubungan memperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia akan melakukan perjalanan pada masa mudik Lebaran 2026.
Pemerintah menyiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus mudik.
Langkah tersebut meliputi pemeriksaan kelaikan moda transportasi serta penambahan armada transportasi.
Program mudik gratis kembali disiapkan untuk masyarakat.
Rekayasa lalu lintas seperti contra flow dan one way juga akan diterapkan untuk mengurai kepadatan kendaraan.
Dengan dukungan informasi yang mudah diakses melalui MudikPedia, pemerintah berharap masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih baik.
Pemerintah juga berharap perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.
Lonjakan Trafik Telekomunikasi Diprediksi Naik 40 Persen
Kemkomdigi juga memprediksi trafik jaringan telekomunikasi pada momen Lebaran 2026 akan meningkat hingga 40 persen.
Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail mengatakan lonjakan tersebut dipicu oleh durasi libur Lebaran yang lebih panjang.
"Ini momen libur Lebaran 2026 kurang lebih ada dua minggu Implikasinya tentu akan memberikan dampak signifikan terhadap lonjakan trafik telekomunikasi yang diperkirakan dalam laporan sekitar 30 sampai 40 persen," ujarnya.
Kerumunan masyarakat selama masa libur serta adanya anjuran Work From Anywhere (WFA) dari pemerintah juga menjadi faktor meningkatnya penggunaan jaringan telekomunikasi.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut pemerintah melakukan pemantauan dan penguatan jaringan telekomunikasi secara masif bersama operator seluler.
Pemantauan dilakukan melalui satuan tugas di posko khusus pemantauan telekomunikasi.
Posko pemantauan tersebut dioperasikan selama periode 13 hingga 29 Maret 2026.
- Penulis :
- Shila Glorya








