
Pantau - Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mendorong pengelola rest area untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah guna mendukung program mudik minim sampah saat meninjau Rest Area KM 166A Jalan Tol Cikopo-Palimanan di Majalengka, Jawa Barat pada Sabtu.
Rest Area Jadi Titik Rawan Penumpukan Sampah
Hanif menyatakan rest area menjadi salah satu titik berkumpulnya masyarakat dalam jumlah besar selama arus mudik Lebaran.
Ia mengatakan kondisi tersebut berpotensi meningkatkan volume sampah sehingga pengelolaan di kawasan tersebut harus dilakukan secara optimal.
Hanif menyebutkan kondisi pengelolaan sampah di rest area tersebut sudah mengalami perubahan dan akan terus ditingkatkan.
"Kami sudah melihat banyak perubahan, nanti akan semakin ditingkatkan," ungkapnya.
Ia menegaskan pemerintah akan terus mendorong pengelola kawasan untuk mempercepat tindak lanjut berbagai perbaikan terkait fasilitas pengelolaan sampah di rest area.
Evaluasi terhadap pengelolaan sampah di fasilitas umum tersebut akan dilakukan secara berkala bersama kementerian terkait termasuk Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemerintah Dorong Rest Area Jadi Contoh Pengelolaan Sampah
Hanif menyebutkan Presiden Prabowo Subianto telah mengingatkan seluruh kementerian dan lembaga untuk memastikan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik termasuk dari aspek kebersihan lingkungan.
"Mulai dari pengelola kawasan wajib menyelesaikan sampahnya sendiri karena beban sampah kita sudah cukup besar," katanya.
Menurut Hanif, rest area seperti di Tol Cipali dapat menjadi contoh penerapan pengelolaan sampah yang baik bagi masyarakat.
Ia menilai jika pengelolaan sampah di rest area berjalan optimal maka pengunjung dapat meniru praktik tersebut dan menerapkannya di lingkungan rumah tangga.
"Kalau ini menjadi contoh dalam penanganan sampah, maka setiap yang berkunjung minimal akan berubah pola pikirnya," ujarnya.
Pengelola Rest Area KM 166A Tol Cipali Pijar Alam Bolivar mengatakan pihaknya menerima sejumlah catatan dari Menteri Lingkungan Hidup terkait peningkatan fasilitas pengelolaan sampah.
Ia menyebut salah satu fasilitas yang perlu segera dilengkapi adalah ruang pengolahan sampah agar pemilahan antara sampah organik dan anorganik dapat dilakukan lebih optimal.
"Kami akan segera merealisasikan hal tersebut, termasuk menyiapkan ruang pengolahan sampah organik yang nantinya dapat dimanfaatkan menjadi kompos," katanya.
- Penulis :
- Shila Glorya








