Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wakapolri Ingatkan Pemudik Waspada, Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 92 Persen

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Wakapolri Ingatkan Pemudik Waspada, Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 92 Persen
Foto: Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo kepada pers di rest area KM 57 Tol Cikampek, Karawang, Sabtu 14/3/2026 (sumber: ANTARA/Risky Syukur)

Pantau - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengingatkan masyarakat yang melakukan mudik Lebaran 2026 menggunakan kendaraan pribadi agar selalu berhati-hati selama perjalanan dan tidak memaksakan diri berkendara ketika merasa lelah.

Wakapolri Ingatkan Pemudik Tetap Waspada

Dedi menyampaikan imbauan tersebut saat berbicara kepada pers di rest area KM 57 Tol Cikampek, Karawang, Sabtu.

Ia menekankan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan mudik.

"Sekali lagi untuk waspada, untuk hati-hati, dan tidak memaksakan diri kalau misalnya lelah ya memang harus istirahat," ujarnya.

Menurutnya, sikap berhati-hati menjadi kunci untuk menjaga keselamatan selama arus mudik Lebaran.

Kecelakaan Mudik Turun Signifikan

Dedi mengatakan, selama dua hari pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026, jumlah kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Dari hasil pantauan sampai dengan hari ini untuk laka lantas mengalami penurunan 92 persen," ungkapnya.

Selain itu, angka kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia juga menurun drastis.

Ia menyebutkan bahwa pada periode yang sama tahun lalu masih terdapat korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

"Ya tahun lalu itu sampai dengan hari H+2 mudik Lebaran, ada 26 orang meninggal dunia. Tapi, alhamdulillah sampai dengan hari ini (mudik lebaran 2026) zerro (nol)," jelasnya.

Volume Kendaraan Naik 15 Persen

Di sisi lain, jumlah kendaraan yang melintasi Tol Jakarta-Cikampek pada hari pertama arus mudik Lebaran 2026 tercatat mencapai 75.000 unit kendaraan.

Angka tersebut meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari pertama arus mudik Lebaran 2025 yang hanya sekitar 66.000 kendaraan.

"Evaluasi hari pertama itu mengalami peningkatan 15 persen, ya, dibandingkan pada hari yang sama pada tahun 2025. Artinya, bahwa tahun 2025 kemarin kurang lebih sudah 66.000 kendaraan yang melalui ruas jalan tol sampai menuju KM 57. Tahun ini, kita sudah ada di angka 75.000," katanya.

Meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan yang melintas, arus lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek secara umum masih terpantau berjalan lancar.

"Dari hasil pantauan juga secara umum bisa dikatakan cukup lancar, meskipun peningkatan arus lalu lintas sudah terlihat," tambahnya.

Penulis :
Leon Weldrick