
Pantau - Pengelola Tol Bakauheni–Terbanggi Besar menggelar operasi microsleep di Rest Area KM 116 B Ruas Tol Bakauheni–Terbanggi Besar sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026.
Upaya Cegah Kecelakaan Akibat Kelelahan Pengemudi
Direktur Utama PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll, I Wayan Mandia, mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kelelahan pengemudi.
"Kegiatan ini merupakan upaya preventif untuk meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kelelahan pengemudi, khususnya pada waktu dini hari bagi pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh selama musim mudik," ungkapnya.
Fokus utama operasi microsleep adalah pengguna jalan yang menempuh perjalanan jarak jauh, terutama pada waktu dini hari yang dinilai sangat rawan memicu rasa kantuk saat berkendara.
Selama kegiatan berlangsung, petugas melakukan self-assessment terhadap kondisi fisik para pengemudi.
Petugas juga melakukan pengecekan terhadap kondisi kendaraan milik pengguna jalan yang melintas maupun yang singgah di Rest Area KM 116 B.
"Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan pengemudi dalam kondisi yang cukup prima untuk melanjutkan perjalanan serta kendaraan berada dalam kondisi aman dan layak jalan," ujarnya.
Sosialisasi Bahaya Microsleep kepada Pengemudi
Selain pemeriksaan, petugas turut memberikan sosialisasi kepada pengguna jalan mengenai bahaya microsleep yang merupakan kondisi tertidur sesaat secara tidak disadari akibat kelelahan saat berkendara.
Pengguna jalan diminta untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan apabila mulai merasakan kantuk.
Pengemudi disarankan berhenti sejenak dan beristirahat di rest area yang tersedia guna memulihkan kondisi fisik sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
I Wayan Mandia menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama perusahaan.
"Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama kami. Melalui kegiatan operasi microsleep ini, kami ingin mengingatkan para pengemudi agar selalu memperhatikan kondisi fisik selama perjalanan, terutama pada waktu dini hari yang sangat rentan terhadap rasa kantuk," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan pemasangan scotlight atau stiker reflektif pada bagian belakang kendaraan truk maupun pick up yang belum dilengkapi perangkat reflektif.
"Petugas juga melakukan pemasangan scotlight atau stiker reflektif pada bagian belakang kendaraan truk maupun pick up yang belum dilengkapi perangkat reflektif," ujarnya.
Pemasangan scotlight tersebut bertujuan untuk meningkatkan visibilitas kendaraan pada malam hari sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan, terutama pada kendaraan angkutan barang.
Melalui kegiatan operasi microsleep ini, pihak pengelola berharap kesadaran pengguna jalan akan pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara semakin meningkat.
Pengelola juga mengimbau pengguna jalan agar memanfaatkan fasilitas rest area untuk beristirahat ketika merasa lelah atau mengantuk.
"Dengan demikian, perjalanan mudik Lebaran 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan," pungkasnya.
- Penulis :
- Shila Glorya








