Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AL Berangkatkan 1.200 Pemudik ke Bangka Belitung Menggunakan KRI Semarang

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

TNI AL Berangkatkan 1.200 Pemudik ke Bangka Belitung Menggunakan KRI Semarang
Foto: (Sumber: Pelepasan mudik gratis bersama TNI AL tujuan Jakarta-Bangka Belitung di Dermaga Kolinlamil, Jakarta Utara, Minggu (15/7/2026). ANTARA/Devi Nindy/aa.)

Pantau - TNI Angkatan Laut memberangkatkan sekitar 1.200 pemudik tujuan Bangka Belitung menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia Semarang-594 dalam program mudik gratis lintas pulau menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Pelepasan keberangkatan dilakukan di Dermaga Komando Lintas Laut Militer Jakarta Utara.

Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan menyatakan kapal tersebut telah mengangkut masyarakat dari Bangka Belitung sebanyak 1.239 orang.

Para pemudik yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai daerah.

Sebagian di antaranya merupakan anggota Ikatan Keluarga Masyarakat Bangka Belitung yang tinggal di Jakarta, Bogor, dan Bandung.

Antusiasme Tinggi dari Masyarakat

Program mudik menggunakan kapal perang tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat.

Pendaftaran yang dibuka hanya selama dua hari langsung terpenuhi sesuai kuota yang tersedia.

Program mudik gratis rute Jakarta menuju Bangka Belitung tersebut merupakan dukungan TNI AL terhadap kebijakan pemerintah dalam memfasilitasi mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri.

Dalam program tersebut pemudik juga diperbolehkan membawa kendaraan roda dua.

Kendaraan tersebut dapat digunakan oleh pemudik saat tiba di kampung halaman.

Jadwal Keberangkatan dan Fasilitas

KRI Semarang dijadwalkan berangkat dari Jakarta pada 15 Maret 2026.

Kapal tersebut direncanakan tiba di Bangka pada 16 Maret 2026.

Setelah itu kapal melanjutkan perjalanan menuju Belitung pada 17 Maret 2026.

Untuk arus balik kapal dijadwalkan berangkat dari Bangka pada 27 Maret.

Kapal kemudian menuju Belitung pada 28 Maret.

Perjalanan arus balik akan berakhir di Jakarta pada 29 Maret 2026.

Selama pelayaran TNI AL menyediakan sejumlah fasilitas bagi pemudik.

Fasilitas tersebut termasuk penyediaan makanan untuk sahur dan berbuka puasa.

Program mudik ini merupakan hasil kerja sama antara TNI AL dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Program tersebut juga melibatkan PT Timah.

Ikatan Kekeluargaan Masyarakat Kepulauan Bangka Belitung turut berpartisipasi dalam program tersebut.

Bank Sumsel Babel juga menjadi salah satu pihak yang mendukung pelaksanaan program mudik gratis tersebut.

Penulis :
Gerry Eka