
Pantau - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyatakan arus mudik Lebaran 2026 dari sejumlah terminal di Jakarta masih berjalan lancar berdasarkan pemantauan di empat terminal utama dan tiga terminal tambahan.
Terminal Terpadu Pulo Gebang menjadi salah satu titik utama keberangkatan pemudik yang terpantau dalam kondisi terkendali.
"Untuk kebijakan mudik dan pelaksanaan mudik di Jakarta, Alhamdulillah, dari empat terminal utama dan tiga terminal tambahan yang kami monitor masih berjalan lancar, terutama di terminal tipe A, yaitu Terminal Terpadu Pulo Gebang," kata Ujang Hermawan.
Lonjakan penumpang sempat terjadi pada Jumat, 13 Maret 2026, dengan lebih dari 4.000 penumpang diberangkatkan menggunakan sekitar 800 bus.
Untuk mendukung kelancaran mudik, Dishub DKI Jakarta menyiagakan petugas dari berbagai instansi.
"Kami menyiagakan petugas dari Dinas Perhubungan yang terpadu dengan Dinas Kesehatan, PMI, Pramuka, serta petugas dari masing masing operator bus," ujar Ujang.
Petugas tersebut bertugas memastikan kelancaran operasional serta keamanan dan kenyamanan pemudik.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan potensi peningkatan signifikan jumlah penumpang.
Pada tanggal tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menggelar program mudik gratis ke Kepulauan Seribu melalui Pelabuhan Muara Angke.
"Pada tanggal 18 juga ada pemberangkatan mudik gratis ke Kepulauan Seribu dari Pelabuhan Muara Angke. Kami menyiapkan sekitar 19 kapal milik Dinas Perhubungan untuk mengangkut kurang lebih hampir 800 penumpang," jelas Ujang.
Hingga saat ini, belum ditemukan kendala berarti dalam pelaksanaan mudik.
"Untuk saat ini, Alhamdulillah, masih terkendali. Kami juga berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Metro Jaya terkait situasi perjalanan mudik dari Jakarta ke daerah yang masih terpantau normal," ucap Ujang.
Pemerintah berharap koordinasi lintas instansi dapat terus menjaga kelancaran arus mudik sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








