Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Gulkarmat Jakarta Timur Gencarkan Sosialisasi Cegah Kebakaran Saat Mudik Lebaran 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gulkarmat Jakarta Timur Gencarkan Sosialisasi Cegah Kebakaran Saat Mudik Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Arsip Foto - Pemerintah Kota Jakarta Timur menggelar apel deklarasi Gerakan Masyarakat Punya APAR (Gempar) di Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (29/9/2025). (ANTARA/Siti Nurhaliza)..)

Pantau - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menggencarkan sosialisasi pencegahan kebakaran guna mengantisipasi risiko saat warga meninggalkan rumah untuk mudik Lebaran 2026.

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Muchtar Zakaria mengatakan upaya ini dilakukan agar tidak terjadi kebakaran saat rumah kosong.

Ia menyampaikan, "Pencegahan kasus kebakaran terus disosialisasikan agar tidak ada lagi kasus kebakaran saat warga sedang mudik ke kampung halamannya masing-masing,".

Sosialisasi dilakukan dengan membagikan sebanyak 1.495 stiker dan 1.495 lembar imbauan berisi kiat pencegahan kebakaran.

Kegiatan ini digelar seiring banyaknya warga yang mulai mudik untuk merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Muchtar menegaskan bahwa sosialisasi dilakukan secara intensif melalui satuan tugas di 65 kelurahan.

Ia mengatakan, "Jadi, memang kami secara intens sejak jauh-jauh hari menyosialisasikan pencegahan kasus kebakaran pada masyarakat dalam setiap kesempatan,".

Setiap kelurahan membagikan masing-masing 23 stiker dan 23 lembar imbauan yang ditempel di lokasi strategis seperti sekretariat RT/RW, posyandu, dan majalah dinding warga.

Imbauan kepada masyarakat meliputi mencabut steker listrik saat tidak digunakan serta menghindari penggunaan colokan listrik bertumpuk.

Warga juga diminta menggunakan peralatan listrik sesuai Standar Nasional Indonesia serta mencabut regulator tabung gas saat bepergian lama.

Selain itu, kompor tidak boleh ditinggalkan dalam kondisi menyala.

Muchtar mengingatkan, "Kami ingatkan juga untuk tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan karena dapat berpotensi kebakaran,".

Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 atau mendatangi pos pemadam kebakaran terdekat secara gratis.

Selain sosialisasi, Pemerintah Kota Jakarta Timur juga meningkatkan patroli rumah kosong selama periode mudik.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meminta adanya koordinasi antara camat, kepolisian, dan TNI dalam pelaksanaan patroli.

Patroli tersebut melibatkan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat dan menyasar hingga tingkat RT dan RW di setiap kelurahan.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah tindak kriminal seperti pencurian rumah kosong selama libur Idul Fitri.

Warga juga diimbau melapor kepada RT/RW atau tetangga sebelum meninggalkan rumah.

Diharapkan, upaya ini dapat menekan potensi kebakaran dan kejahatan selama masa mudik Lebaran.

Penulis :
Aditya Yohan