
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama TNI Angkatan Laut memberangkatkan 1.448 pemudik dan 503 sepeda motor menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia KRI Banda Aceh-593 dari Dermaga Kolinlamil TNI AL Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa 17 Maret 2026 menuju Semarang dan Surabaya.
Program ini merupakan bagian dari Mudik Gratis yang ditujukan membantu masyarakat pulang kampung, khususnya dari kalangan yang membutuhkan.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid mengatakan kerja sama dengan TNI AL kembali dilakukan untuk mendukung kelancaran arus mudik tahun ini.
"Baznas kembali bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut menggunakan kapal laut (perang), dengan jumlah yang diberangkatkan sekitar 1.448 orang untuk pulang-pergi," ungkapnya.
Fasilitas dan Peserta Beragam
Baznas menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik seperti konsumsi selama perjalanan, layanan kesehatan, serta bingkisan untuk kru kapal.
Peserta mudik berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, pengemudi ojek, asisten rumah tangga, mahasiswa, hingga pedagang.
Penggunaan kapal perang sebagai moda transportasi dinilai mampu mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan di jalur darat.
Baznas juga mengapresiasi sinergi dengan TNI AL dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengajak publik untuk terus mendukung program zakat.
Rencana Perluasan dan Dukungan Pemerintah
Sodik menyebut rute mudik saat ini masih difokuskan ke Pulau Jawa, yakni Semarang dan Surabaya, namun ke depan akan diperluas ke wilayah lain.
"Kami berharap tahun depan rutenya bukan hanya ke Jawa, tetapi juga ke Sumatera dan daerah lainnya," ujarnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago menegaskan pemerintah memastikan mudik berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Sejak awal kami harus memberikan kenyamanan dan keamanan buat masyarakat Indonesia yang akan pulang mudik. Kewajiban kami sebagai bagian dari pemerintahan ini, dari negara ini, untuk memberikan sesuatu yang menyamankan dan mengamankan masyarakat kita pulang kampung, mudik dalam rangka Idul Fitri," kata Djamari.
Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 13 Maret 2026.
"Kami ingin memberikan sesuatu yang membuat masyarakat nyaman dan aman saat pulang kampung. Ini bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat," ucap Ali.
- Penulis :
- Shila Glorya








