
Pantau - Sejumlah pemuda di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, menyuarakan harapan agar pemerintah segera mempercepat pemulihan pascabanjir bandang yang merusak permukiman dan mengganggu kehidupan warga.
Kehidupan Berubah Pasca Bencana
Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut membuat sebagian warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Para pemuda mengungkapkan bahwa suasana Ramadhan dan Idul Fitri yang sebelumnya meriah kini berubah menjadi lebih sepi.
Kegiatan keagamaan seperti tadarus hingga pawai malam takbir yang dulu rutin dilakukan kini berkurang akibat dampak bencana.
Sebagian warga masih tinggal di pengungsian karena rumah mereka tidak lagi layak huni.
Kekhawatiran Banjir Susulan
Para pemuda menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi banjir susulan akibat tanggul Sungai Tukka yang kerap jebol.
Seorang remaja bernama Adrian mengatakan, "Banjir susulan sudah beberapa kali menyerang desa kami ini."
Ia menambahkan bahwa kekhawatiran tersebut terus dirasakan warga setiap kali hujan turun.
Harapan Perbaikan dan Pemulihan Ekonomi
Pemuda Hutanabolon berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul sungai secara menyeluruh untuk mencegah bencana berulang.
Mereka juga berharap pemulihan dilakukan secara cepat agar warga dapat kembali beraktivitas, termasuk bertani di ladang mereka.
Pemulihan tersebut dinilai penting untuk menggerakkan kembali perekonomian masyarakat yang terdampak.
Dengan perbaikan infrastruktur dan dukungan pemerintah, warga berharap kehidupan di Hutanabolon dapat kembali normal seperti sebelum bencana.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








